Warga di Berbagai Belahan Dunia Gelar Aksi untuk Peringati 1 Tahun Invasi Rusia

Banyak orang di berbagai belahan dunia menggelar aksi untuk memperingati satu tahun perang di Ukraina.


zoom-inlihat foto
Tank-T-72-Rusia-yang-hancur-di-Ukraina.jpg
JOHN MACDOUGALL / AFP
Tank T-72 Rusia yang hancur di Ukraina ditempatkan di depan Kedutaan Rusia di Jerman untuk memperingati setahun invasi Rusia ke Ukraina, (24/2/2023).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Banyak warga di berbagai belahan dunia menggelar aksi guna memperingati satu tahun perang di Ukraina, (24/2/2023).

Gedung Empire State di Amerika Serikat (AS), Menara Eiffel di Prancis, dan Gedung Opera Sydney di Australia terlihat berkilau dengan warna kuning dan biru ketika aksi itu berlangsung.

Sejumlah orang di Timur Tengah, Asia, dan Amerika Selatan turut menggelar aksi serupa demi mendesak adanya perdamaian.

Di Berlin, Jerman, sebuah tank Rusia yang sudah rusak dipamerkan di depan Kedutaan Rusia.

"Seluruh dunia harus melihat bahwa ada bayak orang di Jerman yang berdiri di belakang warga Ukraina. Jadi, itulah alasan mengapa kita menempatkan tank Rusia di depan pintu mereka," kata Wieland Giebel, anggota kelompok Berlin Story yang turut dalam aksi itu, dikutip dari Associated Press

Sementara itu, di Beograd, Serbia, ada "kue berdarah" yang ditempatkan di jalanan. Di atas kue itu terdapat sebuah tengkorak.

Pemerintah Serbia hingga kini punya hubungan baik dengan Rusia. Serbia menolak bergabung dengan Barat untuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia. Namun, hal itu tak menyurutkan upaya para aktivis antiperang yang bertekad menggelar unjuk rasa.

Baca: Ukraina Akan Luncurkan Uang Kertas Baru untuk Peringati 1 Tahun Invasi Rusia

Adapun di Bangkok, Thailand, warga mengibarkan bendera Ukraina. Para biksu di Jepang juga tak ketinggalan. Mereka berdoa untuk para korban tewas di Ukraina.

Perdana Menteri Inggirs Rishi Sunak menyempatkan diri untuk keluar dari kantor demi bertemu dengan Duta Besar Ukraina dan tentara Ukraina yang sedang dilatih di Inggris. Mereka mengheningkan cipta selama satu menit guna mengenang para tentara yang tewas dalam pertempuran.

Baca: Setahun Perang di Ukraina: PBB Keluarkan Resolusi, Rusia Mencak-Mencak

Sementara itu, Raja Inggris Charles III menyampaikan pesan yang berisi pujian kepada warga Ukraina lantaran mereka memiliki "keberanian dan keteguhan yang luar biasa".

Di Utrecht, Belanda, ada sekitar 2.000 pengungsi Ukraina yang berkumpul untuk mendengar pesan video dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. Di negara tetangga Belanda, Belgia, ada ratusan orang yang mengibarkan bendera Ukraina dan menyanyikan "Slava Ukraini" atau "Jayalah Ukraina".

Di Finlandia, orang-orang berkumpul dan menyalakan lilin di tangga Katedral Helsinki guna mengenang para korban perang di Ukraina.

Warga Ukraina yang tinggal di Brasil juga melancarkan protes di Konsulat Rusia di Sao Paulo. Di sana mereka menyamakan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan Adolf Hitler.

Perang antara Ukraina dan Rusia telah berlangsung satu tahun. Perang itu berdampak terhadap ekonomi dunia dan memunculkan berbagai masalah, seperti kelangkaan energi, bahan pangan, serta pupuk.

Baca: Tentang Ancaman Nuklir dari Putin, Mantan Pejabat Rusia: Hanya Gertak Sambal

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Ukraina di sini.





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved