46 Ribu Jiwa Melayang dalam Bencana Gempa Turki-Suriah

Tim penyelamat masih menemukan korban selamat di bawah reruntuhan bangunan yang hancur.


zoom-inlihat foto
Sameer-Al-DOUMY-AFPaa1211.jpg
Sameer Al-DOUMY / AFP
Seorang pria membawa alat musik keluar dari tokonya yang rusak di Antakya pada 18 Februari 2023. Gempa berkekuatan 7,8 melanda dekat Gaziantep, Turki, pada dini hari tanggal 6 Februari, diikuti oleh gempa berkekuatan 7,5 setelah tengah hari. Gempa tersebut menyebabkan kerusakan luas di Turki selatan dan Suriah utara dan telah menewaskan lebih dari 44.000 orang.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dua belas hari setelah gempa dahsyat melanda Turki dan Suriah, lebih dari 46.000 orang tewas dan lebih dari 84.000 bangunan rusak parah, perlu dibongkar segera, atau runtuh, menurut pejabat.

Ketika Turki berupaya untuk mengelola bencana modern terburuknya, kekhawatiran tumbuh atas para korban tragedi di Suriah, dengan Program Pangan Dunia (WFP) menekan pihak berwenang di barat laut untuk berhenti memblokir akses ke daerah tersebut karena berusaha membantu ratusan ribu orang yang terdampak oleh gempa bumi.

Korban tewas di Turki mencapai 40.642 akibat gempa.

Sementara negara tetangga Suriah telah melaporkan lebih dari 5.800 kematian, angka yang tidak berubah selama beberapa hari.

Upaya penyelamatan terus berlanjut

Para pekerja dari Kyrgyzstan pada Sabtu berusaha menyelamatkan sebuah keluarga Suriah beranggotakan lima orang dari puing-puing sebuah bangunan di kota Antakya di selatan Turki.

Baca: Malaysia Kumpulkan 11,4 Juta Dolar untuk Para Korban Gempa Turki-Suriah

Baca: Kisah Para Korban Gempa Turki-Suriah yang Masih Bisa Diselamatkan Seminggu Setelah Bencana

Tiga orang, termasuk seorang anak, diselamatkan hidup-hidup. Ibu dan ayahnya selamat tetapi anak itu kemudian meninggal karena dehidrasi, kata tim penyelamat.

Satu kakak perempuan dan saudara kembar tidak berhasil.

Sementara itu, seorang bayi yang lahir di Suriah utara saat gempa telah dipertemukan kembali dengan bibi dan pamannya, setelah orang tua dan saudara kandungnya meninggal dalam bencana tersebut.

Tim penyelamat terus mencari korban dan penyintas di reruntuhan bangunan yang runtuh, setelah gempa bermagnitudo 7,8 melanda wilayah perbatasan Turki dan Suriah awal pekan ini, di Kahramanmaras pada 13 Februari 2023.
Tim penyelamat terus mencari korban dan penyintas di reruntuhan bangunan yang runtuh, setelah gempa bermagnitudo 7,8 melanda wilayah perbatasan Turki dan Suriah awal pekan ini, di Kahramanmaras pada 13 Februari 2023. (OZAN ??KOSE / AFP)

Rekaman yang beredar luas di media sosial setelah gempa menunjukkan seorang penyelamat bergegas menuruni bukit puing sambil membawa bayi mungil yang tertutup debu.

Bayi yang baru lahir itu kemudian diidentifikasi sebagai anak Abdallah dan Afraa Mleihan, yang meninggal dalam gempa bumi bersama anak-anak mereka yang lain di kota Jandaris yang dikuasai pemberontak di provinsi Aleppo, Suriah.

Pada hari Sabtu, bibi dari pihak ayah Hala dan pamannya melalui pernikahan Khalil Al-Sawadi akhirnya menjemput keponakan mereka - yang mereka beri nama Afraa, setelah almarhum ibunya.

Operasi WFP terhambat di barat laut Suriah

Kepala Program Pangan Dunia (WFP) telah mendesak pihak berwenang di Suriah barat laut untuk menghentikan pemblokiran akses ke daerah tersebut karena berusaha membantu ratusan ribu orang yang dilanda gempa bumi.

Direktur WFP David Beasley mengatakan badan itu kehabisan pasokan di sana dan meminta lebih banyak penyeberangan perbatasan dibuka dari Turki.

“Masalah yang kami hadapi [adalah dengan] operasi lintas garis ke Suriah barat laut di mana otoritas Suriah barat laut tidak memberi kami akses yang kami butuhkan,” kata Beasley di sela-sela Konferensi Keamanan Munich, yang dilansir Al Jazeera.

Di Suriah, yang telah hancur oleh lebih dari satu dekade perang saudara, sebagian besar korban jiwa terjadi di barat laut.

Daerah tersebut dikuasai oleh para pejuang yang berperang dengan pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad yang mempersulit upaya untuk mendapatkan bantuan kepada masyarakat.

Baca: Petugas Penyelamat Arab Saudi Masih Lanjutkan Operasi Bantuan di Turki yang Dilanda Gempa

Baca: Kisah Para Korban Gempa Turki-Suriah yang Masih Bisa Diselamatkan Seminggu Setelah Bencana


Masalah kesehatan masyarakat

Petugas medis dan ahli telah menyuarakan keprihatinan tentang kemungkinan penyebaran infeksi di daerah di mana puluhan ribu bangunan runtuh minggu lalu, menyebabkan kerusakan infrastruktur sanitasi.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Suka Duka Tawa

    Suka Duka Tawa adalah sebuah film drama komedi
  • Film - Caleg by Accident

    Caleg by Accident adalah sebuah film drama Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved