Pesan Taksi untuk Kabur dari Perang, Tentara Rusia Terancam Dibui 15 Tahun

Mereka adalah warga Rusia yang menjalani mobilisasi atau wajib militer di Ukraina.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-taksi-2.jpg
Pixabay
Ilustrasi taksi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Delapan tentara Rusia nekat lari dari medan perang di Ukraina dengan menaiki taksi.

Mereka adalah warga Rusia yang menjalani mobilisasi atau wajib militer. Namun, pada bulan Desember mereka memutuskan kabur. Akibat tindakan itu, mereka terancam dipenjara hingga 15 tahun karena dianggap "meninggalkan tugas pada masa perang".

Personel yang mengatur pelarian itu adalah seorang sersan muda bernama Yevgeny Kravchenko. Menurut surat kabar Kommersant, dia sudah ditangkap oleh pasukan pengadilan militer.

Personel lain yang lari dari kamp pelatihan di Luhansk, Ukraina, ialah Dmitry Medvedev yang berpangkat kopral, Alexander Babenko yang berpangkat kelasi, Nikolai Kolmachev, Alexander Eliseev, Igor Medvedev, Alexander Bogachenok, dan Denis Balakhin. Mereka ditahan di satuan masing-masing,

Menurut kesaksian mereka, para tentara itu dimobilisasi tanggal 24 September 2022. Mereka kemudian dipindahkan ke kamp di dekat Desa Gladkovo, Luhansk.

Baca: Rusia Diam-Diam Dikhianati oleh Sekutu Dekatnya, Bulgaria

Mereka mengaku tidak diberi pelatihan bertempur. Atasan mereka hanya memerintahkan untuk membuat parit perlindungan. Di samping itu, mereka juga mengaku tidak diberi seragam yang bagus ataupun makanan yang mencukupi.

Baca: Warga Rusia yang Kabur dari Mobilisasi Diejek, Dianggap Masih Bocah

Mereka diberi tahu akan dikerahkan di garis depan pertempuran mulai awal Desember. Setelah mendengar ini, mereka memutuskan untuk kabur demi "menyelamatkan hidup dan kesehatan".

Pada tanggal 23 Desember mereka kabur dengan membawa sejumlah makanan dan pakaian biasa. Kemudian, mereka memesan dua taksi untuk mengantar mereka ke daerah Lipetsk di Rusia, sekitar 333 mil dari tempat mereka berada saat itu.

Mereka menginap semalam di Lipetsk dan selanjutnya pergi ke Kota Poldolsk dengan menaiki bus kecil. Di sana mereka secara sukarela menyerahkan senjata mereka kepada polisi setempat.

Pengacara Kravchenko mengatakan tak ada satu pun dari personel itu yang ingin meninggalkan tugas. Mereka hanya tidak ingin bertempur dalam kondisi tidak siap.

Baca: Propagandis Rusia Sekaligus Sekutu Putin Diduga Kabur dari Mobilisasi

Dalam beberapa bulan terakhir sudah ada banyak laporan tentang tentara Rusia yang kabur dari medan tempur di Ukraina

Pada bulan November lalu terdapat sekelompok tentara Rusia yang tidak terlatih yang lari dari garis depan pertempuran dan bersembunyi di hutan. Keluarga tentara itu mengatakan mereka belum menjalani pelatihan militer. Mereka juga dikerahkan ke Ukraina tanpa amunisi dan bekal makanan.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Rusia di sini.

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved