Kabar meninggalnya Pele juga dibenarkan oleh pihak keluarga.
"Inspirasi dan cinta menandai perjalanan Raja Pele, yang meninggal dengan damai hari ini. Cinta, cinta, dan cinta selamanya." tulisnya di Twitter.
Joe Fraga, agen Pele, juga menyampaikan hal yang sama.
"Sang raja telah meninggal," kata agen Pele tersebut.
Pele diketahui sebelumnya menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama satu bulan terakhir.
Baca: Jokowi Pastikan FIFA Tidak Berikan Sanki Untuk Sepakbola Indonesia, Presiden FIFA Akan Berkunjung
Baca: Legenda Sepak Bola Brasil Pele Meninggal Dunia, Berjuang Hadapi Kanker Usus Sejak 2021
Ia di rawat lantaran penyakit kanker usus yang dideritanya sejak 2021.
Pria berusia 82 tahun tersebut terpaksa merayakan Natal di rumah sakit usai penyakit kanker yang dideritanya memburuk dan membutuhkan perawatan lebih lanjut.
Keterangan tersebut didapat dari laporan medis yang dirilis Rumah Sakit Albert Einstein di Sao Paulo, tempat Pele dirawat, seperti dikutip ESPN dan The Guardian.
Pele sudah berada di sana sejak 29 November 2022.
"Edson Arantes do Nascimento menunjukkan perkembangan dalam penyakit kankernya dan membutuhkan perawatan lebih lanjut terkait disfungsi ginjal dan jantung," kata pernyataan rumah sakit.
"Pasien tetap dirawat di rawat inap biasa, di bawah pengawasan yang diperlukan dari tim medis."lanjutnya.
Pele menjalani kemoterapi setelah operasi pengangkatan tumor di usus besarnya pada September 2021 lalu.
Awal bulan ini, sempat beredar kabar tubuhnya tak lagi merespons kemoterapi.
Media Brasil saat itu mengatakan Pele sudah memulai fase perawatan jelang akhir hidupnya.
Akan tetapi yang bersangkutan memberi pengumuman melalui media sosial bahwa dirinya "kuat dan menjalani perawatan seperti biasa."
(TRIBUNNEWSWIKI/Ka)