Paus Fransiskus Menangis saat Berdoa, Singgung Penderitaan Rakyat Ukraina

suara Paus terdengar bergetar dan dia sempat tak bisa berkata-kata selama sekitar 30 detik.


zoom-inlihat foto
Paus-Fransiskus-berdoa-saat.jpg
VINCENZO PINTO / AFP
Paus Fransiskus berdoa saat berada di dekat Piazza, Spagna, Roma, (8/12/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Paus Fransiskus terlihat menangis saat berdoa dan menyinggung penderitaan rakyat Ukraina, (8/12/2022).

Dalam acara doa bersama di Roma itu, suara Paus terdengar bergetar dan dia sempat tak bisa berkata-kata selama sekitar 30 detik.

Di samping kanan Paus ada Wali Kota Roma Roberto Gualtieri. Gualtieri dan kerumunan di dekat Paus bertepuk tangan setelah ketika melihat pemimpin Gereja Katolik itu tak bisa berkata-kata dan menangis.

Dia menangis ketika memanjatkan doa di depan patung Bunda Maria. Saat itu adalah perayaan hari raya Maria Dikandung Tanpa Noda.

"Perawan Maria Tak Bercela, hari ini saya ingin menyampaikan terima kasih dari rakyat Ukraina (atas kedamaian)," kata dia sebelum berhenti berkata-kata, dikutip dari Reuters.

Kemudian, dia melanjutkan, "Sebaliknya, sekali lagi menyampaikan permohonan anak-anak, lansia, ayah dan ibu, dari para muda di tanah martir itu, yang amat menderita, kepada Anda."

Baca: Paus Fransiskus Ingin Temui Putin di Moskwa, Bicarakan Masalah Ukraina

Sejak Rusia menyerbu Ukraina bulan Februari lalu, Paus sering menyebutkan Ukraina di depan publik. Dia juga mencela tindakan Rusia.

Setelah rampung berdoa, Paus menyambut kerumuman di dekatnya, termasuk para wartawan.

Paus buka suara ketika ditanya oleh seorang wartawan yang melihatnya diliputi kesedihan.

"Ya. Perang di Ukraina adalah penderitaan yang amat besar, sangat besar. Kekalahan umat manusia."

Baca: Disurati oleh Wali Kota Kiev, Paus Fransiskus Diminta Datang ke Ibu Kota Ukraina

Seperti operasi militer Nazi

Sehari sebelumnya, Paus menyamakan perang di Ukraina dengan operasi militer Nazi Jerman pada Perang Dunia II yang menewaskan dua juta orang.

Paus mengetahui bahwa Universitas Katolik Lublin, Polandia, baru saja memperingati Operasi Reinhard.

Reinhard adalah nama sandi untuk operasi rahasia di wilayah Polandia yang diduduki Jerman. Pihak Jerman menyebut wilayah itu sebagai area "General Government" dan meliputi daerah yang saat ini menjadi Ukraina.

"Semoga kenangan akan peristiwan mengerikan ini memunculkan keinginan dan tindakan damai pada setiap orang," kata Paus.

"Dan sejarah berulang. Kini kita melihat apa yang sedang terjadi di Ukraina."

Baca: Terkuak, Pangkalan Udara Irak Sempat Dibombardir 13 Roket Jelang Kunjungan Paus Fransiskus

Paus mengutuk invasi Rusia ke Ukraina. Dia sempat beberapa kali menawarkan Vatikan sebagai penengah dalam penyelesaian konflik dua negara itu.

Dalam wawancaranya dengan majalah Jesuit asal Amerika, Puas menyinggung kekejaman pasukan Rusia di Ukraina.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Paus Fransiskus di sini.

 







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved