TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penasihat kepresidenan Ukraina, Mykhailo Podolyak, mengatakan jumlah tentara Ukraina yang tewas dalam perang melawan Rusia kini mencapai 13.000 personel.
Adapun pada bulan Agustus lalu jumlah tentara yang tewas diperkirakan hampir 9.000 personel, menurut panglima tertinggi Ukraina.
"Kami punya jumlah resmi dari staf jenderal, kami punya jumlah resmi dari komando tinggi, jumlah itu antara 10.000 dan 12.500 hingga 13.000," kata Podolyak kepada Kanal 24, dikutip dari News Sky, (2/11/2022).
"Kami terbuka dalam membicarakan jumlah personel yang tewas," kata dia menambahkan. Menurut Podolyak, jumlah tentara yang terluka lebih banyak daripada yang tewas.
Pada bulan November lalu seorang jenderal Amerika Serikat (AS) memperkirakan jumlah tentara Rusia yang tewas dan terluka di Ukraina mencapai lebih dari 100.000 personel. Kata dia, jumlah korban di pihak Ukraina "kemungkinan" sama dengan dengan Rusia.
Baca: Mantan Menteri Ukraina: Elite Rusia Sedang Bahas Cara Gulingkan Putin
Sementara itu, Oleksiy Arestovych, penasihat kepresiden Ukraina lainnya, pada hari Rabu lalu mengklaim jumlah korban tewas di pihak Rusia mencapai sekitar tujuh kali lipat dari jumlah seluruh korban tewas di pihak Ukraina.
Informasi tentang perkiraan jumlah korban tewas itu disampaikan di tengah ikrar Presiden AS Joe Biden dan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk terus menggalang persatuan dalam melawan Rusia. Pasalnya, mulai muncul kekhawatiran bahwa dukungan untuk Ukraina bakal berkurang.
Baca: Rudal di Polandia, Dubes Rusia: Ukraina Ingin Seret NATO ke dalam Perang
Macron yang melawat ke AS berkata, "Apa yang dipertaruhkan di Ukraina tidak jauh dari sini, di suatu negara kecil di Eropa."
"Tetapi ini tentang nilai-nilai kita. Dan tentang prinsip kita. Dua negara kita rekan dalam perjuangan meraih kemerdekaan."
Adapun Biden mengaku bersedia melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin jika Rusia memang ingin mengakhiri perang di Ukraina.
"Saya siap berbicara dengan Putin jika pada kenyataannya dia punya keinginan untuk mencari jalan guna mengakhiri perang ini."
Baca: Digempur Ukraina, Pasukan Rusia Diperintahkan Mundur dari Kherson
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Ukraina di sini.