Elon Musk: Twitter Akan Berikan Amnesti untuk Beberapa Akun yang Ditutup

Twitter akan memberikan "amnesti umum" untuk akun-akun yang dinonaktifkan.


zoom-inlihat foto
elon-muskk.jpg
@elonrmuskk
Elon Musk


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Elon Musk mengatakan Twitter akan memberikan "amnesti umum" untuk beberapa akun yang dinonaktifkan, (24/11/2022).

Sehari sebelumnya Musk telah menggelar jajak pendapat di Twitter. Ada 3,16 juta responden yang memberikan pendapat. Sebanyak 72,4 persen responden mendukung pengaktifan kembali akun-akun yang ditutup.

"Orang-orang telah berpendapat," kata miliarder pemilik Twitter itu. "Amnesti dimulai minggu depan."

Pekan lalu Musk juga sudah mengaktifkan kembali beberapa akun, termasuk akun mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, akun laman Babylon Bee, serta akun komedian Kathy Griffin.

Melansir pemberitaan Reuters, pada bulan Oktober Musk mengatakan Twitter bakal membentuk dewan moderasi konten dengan "beragam sudut pandang". Kata dia, tidak akan keputusan besar tentang konten atau pengaktifan kembali akun sebelum dewan itu bersidang.

Baca: Akun Twitternya Dipulihkan, Trump Dapat 25 Juta Follower dalam Semalam

Minggu-minggu pertama Musk sebagai pemilik Twitter diwarnai dengan sejumlah kekacauan. Dia memecat banyak karyawan Twitter, termasuk beberapa manajer. Selain itu, ada pengumuman bahwa pejabat senior bidang keamanan dan privasi telah mengundurkan diri.

Pengunduran diri karyawan Twitter disorot oleh Komisi Perdagangan Federal AS. Komisi itu mengatakan sedang memantau Twitter dengan penuh keprihatinan.

Baca: Setelah Gelar Jajak Pendapat, Elon Musk Pulihkan Akun Twitter Trump

Akun Trump diaktifkan kembali

Akun Twitter Trump menjadi salah satu akun pertama yang diaktifkan kembali oleh Musk.

Akun itu kembali aktif setelah Musk menggelar jajak pendapat di media sosial berlogo burung itu.

Ada lebih dari 15 juta pengguna Twitter yang ikut dalam jajak pendapat itu. Hasilnya, 51,8 persen responden memilih akun Trump diaktifkan kembali.

"Orang-orang telah berpendapat.(Akun) Trump akan dipulihkan. Suara rakyat adalah suara Tuhan," kata Musk di Twitter, (19/11/2022), dikutip dari United Press International.

Akun Trump dengan nama pengguna @realDonaldTrump terlihat sudah pulih. Namun, politikus kontroversial itu belum mengeluarkan kicauan di sana.

Baca: Sistem Verifikasi Centang Biru di Twitter Ditangguhkan Sementara

Akun itu sempat ditutup secara permanen oleh pihak Twitter per tanggal 8 Januari 2021, beberapa hari setelah para pendukung Trump menyerbu Gedung DPR AS.

Setelah dipulihkan, akun Trump mendapat tambahan lebih dari 25 juta pengikut dalam semalam. Namun, Trump kemungkinan tidak akan kembali lagi ke Twitter. Dia juga belum berkicau lagi di sana.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Twitter di sini.

 







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved