"Pada saat itu, setelah menyelesaikan tur, anggota OMEGA X dan agensi berbicara tentang betapa kerasnya mereka masing-masing bekerja sampai saat itu, untuk membuat rencana untuk masa depan," tulis agensi.
"Dalam prosesnya, mereka akhirnya mengungkapkan keluhan mereka satu sama lain, dan ketika mereka menjadi marah karena emosi mereka, mereka mulai meninggikan suara," kata agensi.
Agensi menyebut kesalahpahaman antara agensi dengan para anggota Omega X telah selesai.
"Para anggota dan agensi saat ini telah menyelesaikan semua kesalahpahaman mereka, dan mereka mengakhiri percakapan dengan mengatakan bahwa mereka ingin bergerak maju sambil mempertimbangkan satu sama lain," tulis agensi.
"Sekali lagi, agensi kami ingin menggunakan kesempatan ini untuk berterima kasih kepada para penggemar yang memberikan cinta sebesar ini kepada OMEGA X," imbuhnya.
Laporan terbaru menyebutkan para personel Omega X membiayai sendiri tiket perjalanan pulang dari Amerika ke Korea, karena pihak agensi telah membatalkan tiket.
Melansir dari Koreaboo, para personel Omega X meminta bantuan orang tua mereka untuk membelikan tiket pesawat pulang karena pihak agensi meninggalkan mereka.
Namun, pernyataan berbeda keluar dari CEO SPIRE Entertainment Kang Seong Hee yang mengatakan bahwa mereka sengaja menunda kepulangan para member karena tempat duduk mereka berpotensi bersama dengan penggemar, sehingga perusahaan memilih untuk membatalkan tiket.
Dalam panggilan telepon yang diberitakan oleh SBS, CEO Kang juga angkat suara tentang tuduhan kekerasan yang dia lakukan.
Ia mengklaim bahwa tuduhan tersebut sengaja dibuat oleh anti-fan agensi.
“Itu tuduhan sepihak yang dimulai anti-fan yang memusuhi manajemen. Saya kelelahan karena kurang istirahat beberapa malam berturut-turut. Saya bahkan mimisan karena sangat lelah. Namun, para member tidak berpikir untuk membuat saya lebih baik. Mereka tidak peduli terhadap saya. Jadi, saya merasa kesal dan bertindak karena rasa kecewa. Biasanya, saya sangat sopan kepada para member. Saya bahkan menggunakan bahasa formal ketika berbicara kepada mereka.”
(TRIBUNNEWSWIKI/Ka)