Bolsonaro Kalah Pilpres, Pendukungnya Minta Militer Brasil Ikut Campur

Para pendukung Presiden Brasil Jair Bolsonaro mendesak militer ikut campur dalam situasi politik di Brasil saat ini.


zoom-inlihat foto
Presiden-Brasil-Jair-Bolsonaro-di-Istana.jpg
EVARISTO SA / AFP
Presiden Brasil Jair Bolsonaro di Istana Alvorada, (1/11/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Para pendukung Presiden Brasil Jair Bolsonaro menggelar aksi di Sao Paulo dan Rio de Janeior untuk mendesak militer ikut campur dalam situasi politik di Brasil saat ini, (2/11/2022).

Bolsonaro dikalahkan oleh Luiz Inacio Lula da Silva dalam pilpres putaran kedua. Adapun Lula dinyatakan menang setelah meraup suara hampir 51 persen.

Politikus sayap kanan itu masih enggan mengakui kekalahannya. Namun, kabinetnya menyebut akan memulai "transisi kekuasaan".

Dalam aksi mereka, para pendukung Bolsonaro terlihat membawa bendera Brasil yang disampirkan pundak. Mereka juga membunyikan trompet serta meneriakkan slogan anti-Lula.

"Kami berharap militer akan ikut campur dalam situasi ini, kami tahu bahwa pilpres itu dicurangi," kata Reinaldo da Silva, 65, salah seorang yang ikut dalam aksi massa itu, dikutip dari Reuters.

"Hari ini saya datang karena ingin Brasil merdeka, sosialisme tidak bekerja di negara Brasil."

Baca: Enggan Mengaku Kalah, Bolsonaro Setujui Transisi Kekuasaan di Brasil

Menurut media daring Brasil bernama G1, aksi serupa juga digelar di 24 negara bagian di Brasil serta Ibu Kota Brasilia.

Baca: Laman Pendukung Bolsonaro Dibajak, Ada Gambar Presiden Brasil Berlidah Ular

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Brasil menanggapi permintaan untuk ikut campur. Menurut Kemenhan, aksi unjuk rasa secara damai merupakan bagian dari kebebasan berpendapat dan dijamin oleh UU di Brasil.

Bolsonaro sendiri memiliki hubungan kuat dengan militer. Dia adalah mantan kapten Angkatan Darat. Terkadang dia bernostalgia akan kediktatoran militer yang pernah terjadi negara itu tahun 1964 hingga 1985.

Berbeda dengan Bolsonaro, Lula justru pernah dipenjara tahun 1970-an lantaran berunjuk rasa menentang pemerintahan militer.

Sejak berakhirnya pemerintahan militer, militer Brasil mulai mewaspdai keterlibatan langsung dalam politik. Pada era pemerintan militer, Brasil mengalami krisis ekonomi.

Baca: Jair Bolsonaro

"Militer tahu betul apa kewajiban mereka: konstitusi tidak mengizinkan mereka ikut campur dalam politi," kata Pulo Chagas, seorang pensiunan jenderal, kepada Reuters.

Adapun Jeneral Otavio Rego Barros yang menjadi matan jubir Bolsonar berujar saat ini adalah waktu bagi para pihak yang kalah pilpres untuk memikirkan masa depan Brasil. Dia mengkritik "kelompok tidak bertanggung jawab" yang menyebarkan provokasi dan misinformasi.

Chagas dan Barros tidak menyukai Bolsonaro yang mendesak militer untuk memberikan dukungan politik kepadanya.

Sebelum pipres putaran-kedua hari Minggu lalu, Bolsonaro telah berulang kali mengklaim bahwa sistem eletoral mudah dicurangi. Sementara itu, beberapa pendukung Bolsonaro mengatakan Lula seharusnya tidak boleh maju dalam pilpres lantaran terseret dalam kasus korupsi yang melibatkan partainya.

Baca: Singgung Kerusakan Hutan Amazon, Leonardo DiCaprio Diamuk Presiden Brasil

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Brasil di sini.





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved