Kasus Mar-a-Lago, Trump Dituding Jadi 'Teroris Dokumen Rahasia'

Trump disebut sebagai 'teroris dokumen rahasia' karena diduga menyimpan dokumen rahasia pemerintah di rumah pribadinya,


zoom-inlihat foto
grasi-trump-012.jpg
MANDEL NGAN / AFP
Presiden AS Donald Trump naik pesawat Air Force One sebelum meninggalkan Harlingen, Texas, (12/1/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Glenn Kirschner, eks jaksa federal Amerika Serikat (AS), menyebut mantan Presiden AS Donald Trump sebagai 'teroris dokumen rahasia'.

Ini lantaran Trump diduga menyimpan dokumen rahasia pemerintah di rumah pribadinya, Mar-a-Lago, di Florida.

Ketika diwawancarai dalam acara The Katie Phang Show, Kirschner ditanya apakah persidangan untuk Trump bisa dipercepat lantaran Trump diyakini masih menyimpan dokumen rahasia.

"Katie, bagaimana tidak?" kata Kirschner untuk menjawab pertanyaan dari Katie Pang, sang pembawa acara, dikutip dari Newsweek, (9/10/2022).

"Pemerintah federal, Arsip Nasional bernegosiasi dengan Donald Trump [dan] saya akan menyebutnya seperti apa yang telah dia buktikan tentang dirinya pada saat ini: dia seorang teroris dokumen rahasia," kata Kirschner.

"Pemerintah meminta dokumen itu dikembalikan, dia menolak memberikannya. Pemerintah meminta pengembalian dokumen itu, dia menolak memberikan semua dokumen itu. Pemerintah mendapatkan surat izin penggeledahan, dan menggeledah Mar-a-Lago dan menemukan lebih banyak dokumen, dan kini dia dilaporkan masih menyimpan dan menyembunyikan dokumen lainnya secara tidak sah," kata dia menambahkan.

Baca: Rumahnya Digerebek FBI, Trump Dapat Iklan Gratis Senilai Rp76 Triliun

Dalam artikel di New York Times, pejabat AS yang memimpin operasi kontraintelijen meyakini Trump belum mengembalikan semua dokumen yang seharusnya dia kembalikan.

Baca: Mantan Pejabat CIA: Rusia Ingin Menyusup ke Mar-a-Lago, Rumah Donald Trump

Ketika diwawancarai, Kirschner turut berbicara kepada mantan rekannya, Jay Bratt.

"Jika saya bisa mengatakan satu hal kepada teman saya dan mantan rekan saya, Jay Bratt, hal itu adalah penangkapan terhadap teroris dokumen dan mengakhiri mimpi buruk negara kita yang panjang."

"Buktinya ada sepuluh kali lipat. Ini waktunya untuk meningkatkan dan menguatkan [penindakan] hukum terhadap Donald Trump," kata dia.

Bulan Agustus lalu FBI menggerebek Mar-a-Lago karena diduga menyimpan dokumen rahasa yang dipindahkan Trump dari Gedung Putih.

Keputusan penggerebekan itu diambil setelah ada informan yang mengetahui jenis dokumen yang disimpan Trump dan tempat dia menyimpannya.

Baca: Mengenal Mar-a-Lago, Rumah Pribadi Donald Trump yang Digerebek FBI

Dokumen yang ditemukan di sana termasuk dokumen yang berisi informasi "program sangat rahasia" dan senjata nuklir. FBI juga menemukan banyak map kosong yang diberi label "rahasia".

Namun, Trump membantah telah melakukan kesalahan dalam penangan dokumen itu. Dia juga mengaku sudah medeklasifikasi dokumen itu sehingga bisa dibawa ke rumah pribadinya.

Mantan Presiden AS Donald Trump berpidato pada Konferensi Tindakan Politik Konservatif (CPAC) yang diadakan di Hyatt Regency pada 28 Februari 2021 di Orlando, Florida.
Mantan Presiden AS Donald Trump berpidato pada Konferensi Tindakan Politik Konservatif (CPAC) yang diadakan di Hyatt Regency pada 28 Februari 2021 di Orlando, Florida. (JOE RAEDLE / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images via AFP)

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Donald Trump di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved