Studi: Dinosaurus Sudah Dekati Kepunahan sebelum Asteroid Tabrak Bumi

Peneliti meyakini keberagaman dinosaurus sudah berkurang ketika Bumi ditabrak asteroid.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-Dinosaurus-ad.jpg
Pixabay.com
Ilustrasi dinosaurus


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hasil studi menunjukkan bahwa dinosaurus sudah mendekati kepunahan sebelum asteroid besar menghantam Bumi sekitar 66 juta tahun silam.

Studi itu dilakukan oleh para peneliti dari Institut Paleontologi Vertebrata dan Paleoantropologi di Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok.

Dalam studi itu mereka meneliti lebih dari 1.000 fosil telur dan cangkang telur dinosaurus. Mereka mendapati bahwa keberagaman dinosaurus sudah berkurang ketika Bumi ditabrak asteroid.

Dikutip dari Newsweek, (7/10/2022), hasil studi itu telah diterbitkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Para ahli paleontologi sudah lama berdebat mengenai apakah dinosaurus memasuki masa kemunduran ataukah masa kejayaan ketika bencana asteroid itu terjadi.

Peneliti melakukan studi terhadap telur-telur dinosaurus di Lembah Shanyang, Tiongkok tengah. Di sana mereka hanya menemukan tiga spesies dalam 1.000 telur yang ditemukan. Menurut mereka, berkurangnya keragaman spesies menunjukkan bahwa dinosaurus sudah rentan punah.

Baca: Efek Ledakan Asteroid Sebesar Gunung, Ilmuwan Klaim Dinosaurus Terlempar hingga Bulan dan Mars

Ilustrasi The Dinosaur Killing Asteroid atau asteroid yang membunuh Dinosaurus
Ilustrasi The Dinosaur Killing Asteroid atau asteroid yang membunuh Dinosaurus (NASA/JPL-Caltech)

Dua dari tiga spesies itu termasuk jenis dinosaurus tak bergigi yang disebut oviraptor. Adapun spesies yang satunya adalah dinosaurus berparuh bebek bernama hadrosaurid yang memakan tumbuh-tumbuhan.

Di antara telur-telur itu juga ditemukan beberapa fosil tulang. Ini menunjukkan bahwa dinosaurus berjenis tyrannosaurus dan sauropoda juga tinggal di sana sekitar 66,4 hingga 68,2 tahun yang lalu.

Peneliti meyakini penurunan keberagaman dinosaurus bisa disebabkan oleh fluktuasi iklim global dan letusan besar gunung berapi.

Letusan di Deccan Traps, salah satu sistem vulkanik terbesar di Bumi, dan gunung-gunung lainnya bisa menimbulkan ketidakstabilan ekosistem dalam skala luas. Ini mengancam kepunahan massal dinosaurus yang tidak termasuk dalam kelompok burung. Saat ini burung menjadi satu-satunya keturunan dinosaurus.

Baca: BUKTI TERBARU Penyebab Punahnya Dinosaurus, Ilmuwan: Ini Penyebab 76 % Kehidupan di Bumi Musnah

"Temuan kami menunjukkan rendahnya keberagaman dinosaurus pada dua juta tahun terakhir pada era Cretaceous, dan data itu mengindikasikan penurunan keberagaman dinosaurus berjuta-juta tahun sebelum batas era Cretaceous/Paleogene," kata Fei Han, penulis hasil studi itu.

"Peristiwa-peristiwa bencana besar pada akhir era Cretaceous, seperti Deccan Traps dan tabrakan asteroid, mungkin berdampak terhadap ekosistem yang sudah rentan dan menyebabkan punahnya dinosaurus yang bukan kelompok burung," kata dia menjelaskan.

Dengan telur-telur itu, ilmuwan juga membuat lini masa dua juta tahun sebelum bencana asteroid pada akhir era Cretaceous. Lini masa itu memungkinkan rincian per 100.000 tahun. Mereka juga membandingkannya dengan data di seluruh dunia.

Hasil penelitian itu sesuai dengan data yang diambil di Amerika Utara. Keduanya menunjukkan bahwa dinosaurus memang sudah mendekati kepunahan di seluruh dunia sebelum tabrakan asteroid.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang dinosaurus di sini

 







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved