Efek Ledakan Asteroid Sebesar Gunung, Ilmuwan Klaim Dinosaurus Terlempar hingga Bulan dan Mars

Saking kuatnya ledakan 66 juta tahun lalu itu, ilmuwan menyebut dinosaurus terlempar hingga luar angkasa


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-Dinosaurus-ad.jpg
pixabay.com
Ilustrasi Dinosaurus


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dinosaurus diklaim lebih dulu sampai ke bulan dibanding manusia.

Bahkan, disebut-sebut sudah sampai mars.

Para ahli mengatakan, dinosaurus bisa terlempar sampai ke luar angkasa karena efek ledakan asteroid yang menghancurkan kehidupan di bumi kala itu.

Dengan kata lain, mereka tidak akan hidup ketika berhasil keluar dari orbit bumi, seperti diberitakan DailyStar.

Klaim luar biasa dibuat dalam "The Ends of the World: Volcanic Apocalypses, Lethal Oceans, and Our Quest to Understand Earth's Past Mass Extinctions," karya Peter Brannen.

Ekstrak dari buku tersebut, yang melaporkan bagaimana para ilmuwan mengungkap petunjuk tentang apa yang menyebabkan lima bencana yang menyeret kehidupan di Bumi ke ambang kepunahan, baru-baru ini menjadi viral di Twitter.

Lebih dari 66 juta tahun yang lalu, sebuah asteroid yang kemudian disebut Chicxulub, bertabrakan dengan planet Bumi dan memicu gempa bumi, letusan gunung berapi, serta tsunami.

Dan dalam bukunya Brannen menceritakan kisah tentang asteroid yang menghantam Semenanjung Yucat√°n di Meksiko.

Baca: 4 Keseruan yang Bisa Dinikmati Wisatawan saat Liburan ke Mojosemi Dinosaurus Park

Baca: Viral Badak Mirip Dinosaurus Ditemukan di Magetan, Disebut Hewan Milik Mojosemi Forest Park

Ilustrasi makhluk dinosaurus berlarian saat bumi dihantam asteroid. Penelitian terbaru menyebut penyebab kepunahan dinosaurus dan 76 persen kehidupan di bumi, bukan disebabkan oleh apa yang disangkakan ilmuwan selama ini.
Ilustrasi makhluk dinosaurus berlarian saat bumi dihantam asteroid. Penelitian terbaru menyebut penyebab kepunahan dinosaurus dan 76 persen kehidupan di bumi, bukan disebabkan oleh apa yang disangkakan ilmuwan selama ini. (MGA / SCIENCE PHOTO LIBRARY)

Dalam buku tersebut, penulis Peter Brannen menulis: "Sebuah batu yang lebih besar dari Gunung Everest menghantam planet Bumi yang bergerak dua puluh kali lebih cepat dari peluru.

"Ini sangat cepat sehingga bisa menempuh jarak dari ketinggian jelajah 747 ke tanah dalam 0,3 detik.

"Asteroid itu sendiri begitu besar sehingga, bahkan pada saat tumbukan, puncaknya mungkin masih menjulang lebih dari satu mil di atas ketinggian jelajah 747."

Baca: Viral karena Meme Nggak Bisa Bahasa Inggris, Siswa Ini Dicari dan Akan Diberi Beasiswa

"Dalam penurunannya yang hampir seketika, ia memampatkan udara di bawahnya dengan sangat kuat sehingga ia menjadi lebih panas dari permukaan matahari untuk sesaat."

Dia juga menjelaskan bahwa meteor yang menabrak bumi bergerak dengan kecepatan yang luar biasa sehingga "saat asteroid bertabrakan dengan bumi, di langit di atasnya yang seharusnya ada udara, batu itu telah melubangi ruang hampa luar angkasa di atmosfer."

Baca: BUKTI TERBARU Penyebab Punahnya Dinosaurus, Ilmuwan: Ini Penyebab 76 % Kehidupan di Bumi Musnah

Baca: Video Viral Seorang Memakai Kostum Dinosaurus Belanja di Mall & Naik Tesla, Dijuluki T-rex Sultan

ILUSTRASI - Para dinosaurus yang berinteraksi dengan wisatawan di tempat wisata di Magetan, Jawa Timur bernama Mojosemi Dinosaurus Park
ILUSTRASI - Para dinosaurus yang berinteraksi dengan wisatawan di tempat wisata di Magetan, Jawa Timur bernama Mojosemi Dinosaurus Park ((dok. Instagram @mojosemidinosauruspark))

Dia menambahkan: "Saat langit bergegas untuk menutup lubang ini, volume bumi yang sangat besar terlempar ke orbit dan seterusnya - semuanya dalam satu atau dua detik setelah tumbukan."

Studi sebelumnya juga mengatakan bahwa asteroid yang memusnahkan dinosaurus mungkin telah melemparkan kehidupan ke Mars dan bulan Jupiter.

"Kami menemukan bahwa batu yang mampu membawa kehidupan kemungkinan besar telah berpindah dari Bumi dan Mars ke semua planet kebumian di tata surya dan Jupiter," kata penulis utama Rachel Worth, dari Penn State University, setelah penelitian itu diterbitkan pada 2013.

"Setiap misi untuk mencari kehidupan di Titan atau bulan Yupiter harus mempertimbangkan apakah materi biologis berasal dari asal independen, atau cabang lain dalam pohon keluarga Bumi."

The Dinosaur Killing Asteroid atau asteroid yang membunuh Dinosaurus
The Dinosaur Killing Asteroid atau asteroid yang membunuh Dinosaurus (NASA/JPL-Caltech)

(TribunnewsWiki.com/Kompas.com/Nur)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved