Tak Kenakan Hijab saat Makan di Kafe, Wanita Iran Ditangkap

Seorang wanita Iran ditangkap setelah foto dia makan di kafe beredar di media sosial.


zoom-inlihat foto
Seorang-wanita-Iran-bernama-Donya-Rad.jpg
CNN International
Seorang wanita Iran bernama Donya Rad makan di kafe. Donya ditangkap setelah fotonya beredar di media sosial.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang wanita Iran bernama Donya Rad ditangkap aparat keamanan setelah foto dia makan di kafe beredar di media sosial.

Di restoran tersebut, Donya tidak mengenakan hijab. Saat itu dia sedang menyantap sarapan bersama seorang wanita lainnya.

Saudara perempuan Donya mengatakan Donya sempat hubungi oleh aparat keamanan. Dia diminta menjelaskan tindakannya di kafe itu. Di Iran, kafe lebih sering didatangi oleh pelanggan pria.

"Setelah mengunjungi tempat itu, dia ditangkap. Setelah beberapa jam tak ada kabar, Donya menelepon saya bahwa dia dipindahkan ke Ruang 209 di Penjara Evin," kata saudara perempuan Donya kepada CNN International, (28/9/2022)

Penjara Evin dikenal sebagai tempat penahanan yang brutal. Penjara itu umumnya digunakan untuk menahan para pembangkang politik.

Baca: Meninggal setelah Ditahan, Mahsa Amini Dikenal Pemalu & Hindari Politik

Beberapa hari belakangan aparat keamanan dilaporkan menangkap beberapa tokoh masyarakat di Iran. Mereka di antaranya penulis dan penyair bernama Mona Morzounel, pesepak bola Hossein Mahini, dan putri mantan Presiden Iran Ali Akbar Hashemi Rafsanjani, Faezeh Rafsanjani.

Baca: Kasus Mahsa Amini, Teheran Tuding AS Manfaatkan Kekacauan di Iran

Adapun penyanyi Iran bernama Shervin Hajipour ditangkap pekan ini setelah merilis lagu yang menggambarkan protes antipemerintah Iran. Lagu bertajuk "For ..." itu viral di media sosial dan telah dilihat jutaan kali.

Aksi unjuk rasa bermunculan di Iran setelah kematian Mahsa Amini. Perempuan berusia 22 tahun itu meningal setelah ditangkap polisi moral Iran. Mahsa dituding tidak melanggar aturan berpakaian.

Banyak unjuk rasa yang berlangsung ricuh. Terjadi bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. Lembaga HAM Iran memperkirakan sudah ada 83 orang yang tewas dalam unjuk rasa.

Pekan lalu dilaporkan sudah ada lebih dari seribu orang yang ditangkap karena terkait dengan aksi unjuk rasa. Adapun pada hari Kamis lalu Komite Perlindungan Jurnalis mengatakan sudah ada 28 jurnalis yang ditangkap.

Amnesty International berujar sedang menyelidiki kasus penangkapan terhadap para pengunjuk rasa, aktivis politik, pengacara, dan pejuang HAM serta etnis minoritas yang ditekan.

Baca: Iran Murka, Tuding Barat Ikut Campur dalam Kasus Mahsa Amini

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Iran di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved