Isi Tweet Politisi India Subramanian Swamy yang Picu Desas-desus Kudeta dan Xi Jinping

Desas-desus kudeta dan pPresiden Xi Jinping dipicu oleh cuitan politisi India Subramanian Swamy


zoom-inlihat foto
xi-jinping11.jpg
AFP
Presiden Cina Xi Jinping berpidato di pertemuan virtual Majelis Kesehatan Dunia pada hari Senin. Foto: AFP


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dunia digegerkan dengan desas-desus kudeta China dan Xi Jinping akhir-akhir ini.

Diketahui desas-desus kudeta dan Xi Jinping ini dipicu oleh politisi India Subramanian Swamy.

Subramanian Swamy mentweet ke 10 juta followers-nys pada hari Sabtu (24/9/2022) lalu.

Berikut isi cuitan yang menggegerkan tersebut:

"Rumor baru yang harus diperiksa: Apakah Xi Jingping [sic] di bawah tahanan rumah di Beijing? Ketika Xi berada di Samarkand baru-baru ini, para pemimpin dari Partai Komunis China seharusnya telah mencopot Xi dari penanggung jawab Angkatan Darat Partai. Kemudian tahanan rumah menyusul. Jadi rumornya begitu."

Baca: Presiden Tiongkok Xi Jinping Diduga Tak Ditahan, tetapi Dikarantina

Rentetan cuitan berikutnya, mantan pejabat Departemen Pertahanan AS untuk China, Taiwan dan Mongolia, Drew Thompson, menjawab desas-desus yang beredar tersebut sebagai kebohongan total.

Cuitan Subramanian Swamy
Cuitan Subramanian Swamy (Twitter)

"Rumor bahwa Xi Jinping telah ditangkap memiliki alasan karena ini adalah momen politik yang sensitif di China, dan pengadilan (dan vonis) baru-baru ini dari pejabat senior yang menjabat lama menciptakan suasana rumah kaca," tulis Thompson.

"Diskusi terbuka tentang oposisi terhadap Xi membuat desas-desus itu masuk akal. Meskipun kurangnya bukti bahwa Xi menghadapi oposisi internal, tetapi spekulasi tetap ada. Ini meningkatkan masuk akalnya rumor tersebut, atau harapan bagi sebagian orang, bahwa Xi akan ditangkap."

Seperti yang diketahui, Xi dan #ChinaCoup jadi trending Twitter usai puluhan ribu pengguna menyebarkan isu soal yang belum dikonfirmasi tentang presiden ditahan dan digulingkan oleh Tentara Pembebasan Rakyat China.

Spekulasi ini, yang belum dibahas oleh sumber yang memiliki reputasi baik, muncul karena hampir tidak ada penerbangan komersial yang terbang di atas ibu kota Beijing pada hari Sabtu.

Laporan yang belum diverifikasi mengklaim semua kereta api dan bus pun juga ikut dibatalkan dari Beijing.

Baca: Undang Xi Jinping Hadiri Pemakaman, Ketua Majelis Rendah Inggris Dihujat

Baca: Tahu Ada Komponen Made in China, AS Tunda Pengiriman Jet Tempur F-35

Dilansir dari Newsweek, situs web Bandara Ibukota Beijing memang menunjukkan bahwa beberapa penerbangan keluar dari ibu kota China telah dibatalkan

Namun banyak juga yang masih terjadwal maupun telah mendarat.

Laporan lain juga soal penerbangan dibatalkan di tengah rencana latihan militer.

Sebuah video yang dibagikan secara luas di Twitter pun dilaporkan menunjukkan barisan kendaraan militer sepanjang 80 kilometer sedang menuju ke Beijing.

Akan tetapi video yang diunggah tersebut berdurasi kurang dari satu menit, jadi tidak terlihat apabila antrean kendaraan militer membentang sejauh 80 km.

Juga tidak ada konfirmasi terkait kapan atau di mana video itu diambil.

Tidak ada informasi valid yang mengatakan konvoi menuju ke Beijing sebagai bagian dari kudeta militer.

(TRIBUNNEWSWIKI/Ka)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Cho Gue-sung

    Cho Gue-sung adalah pemain sepak bola berkebangsaan Korea
  • Hwang Hee-chan

    Hwang Hee-chan adalah pemain sepak bola berkebangsaan Korea
  • 'Virus Zombie' Berusia 48.500 Tahun

    Virus itu dikenal sebagai pandoravirus dan hanya menginfeksi
  • Irjen Pol. (Purn.) Martuani Sormin

    Irjen Pol. (Purn.) Martuani Sormin adalah purnawirawan perwira
  • Botanika Restaurant

    Botanika Restaurant adalah restoran yang terletak di Surabaya.
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved