TRIBUNNEWSWIKI.COM - Korea Utara (Korut) mengesahkan undang-undang (UU) yang mengizinkan negara itu menggunakan senjata nuklir lebih dulu jika merasa terancam.
Pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong Un, berujar status Korut sebagai "negara nuklir" tidak bisa dicabut kembali. Dia juga menolak pembicaraan apa pun tentang denuklirisasi.
Menurut kantor berita KCNA, UU tersebut menggantikan UU tahun 2013 yang menjelaskan status negara nuklir yang dimiliki Korut.
"Yang terpenting dalam mengesahkan UU senjata nuklir itu ialah membuat batas yang tidak bisa diubah, sehingga tidak ada tawar-menawar mengenai senjata nuklir," kata Kim di depan Majelis Tinggi Rakyat Korut, dikutip dari The Guardian.
Perwakilan majelis itu mengatakan UU tersebut akan menjadi jaminan hukum atas posisi Korut sebagai negara bersenjata nuklir. UU itu juga memastikan adanya transparansi dan keberlanjutan dalam kebijakan nuklir Korut.
Baca: AS Sebut Rusia Beli Jutaan Peluru Artileri dan Roket dari Korea Utara
Dalam UU sebelumnya, Korut bisa menggunakan senjata nuklir untuk melawan serangan yang dilancarkan negara bersenjata nuklir lainnya dan melakukan serangan balik.
Sementara itu, dalam UU terbaru ini, Korut bisa melakukan serangan lebih dulu apabila ada ancaman yang terdeteksi.
Baca: Kim Jong Un Siap Gunakan Senjata Nuklir untuk Hadapi Musuh Korut
UU ini juga melarang Korut berbagi teknologi nuklir dengan negara lain untuk mencegah penyalahgunaan senjata nuklir.
Pakar meyakini Kim ingin dunia mengakui status Korut sebagai "negara nuklir yang bertanggung jawab".
AS dan Korsel telah menawarkan perundingan nuklir kepada Korut. Korsel bahkan mengaku bersedia memberikan banyak bantuan ekonomi apabila Korut menghentikan proyek nuklirnya.
Pada hari Kamis, (8/9/2022), Korut juga mengusulkan adanya perundingan tentang penyatuan kembali keluarga-keluarga Korea yang terpisah karena Perang Korea tahun 1950-1953. Namun, Korut menolak semua tawaran itu.
Negara itu juga menuding AS dan sekutunya terus menjalankan "kebijakan permusuhan" seperti saksi dan latihan militer.
Baca: Korsel Akan Cabut Larangan Baca Media Korut: Agar Saling Mengerti
Kim beberapa waktu lalu berjanji mempercepat program rudal dan senjata nuklir. Dia juga memprovokasi AS dan sekutunya di AS. Kata Kim, Korut akan menggunakan senjata nuklirnya jika merasa terancam.
Pengamat memperkirakan Korut kini bersiap untuk kembali melanjutkan uji coba nuklir.
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Korea Utara di sini