Dipecat, Kombes Agus Nur Patria Terbukti Merusak CCTV & Bermufakat Jahat dengan Sambo

Kombes Agus Nur Patria menjadi dalang di balik perusakan CCTV kasus pembunuhan Brigadir J.


zoom-inlihat foto
11-Kombes-Agus-Nur.jpg
Facebook/Agus Nurpatria
Kombes Agus Nurpatria dipecat dari Polri. Ia terbukti merusak CCTV dan bermufakat jahat dengan Ferdy Sambo dalam kasus Brigadir J.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kombes Agus Nur Patria menjadi dalang di balik perusakan rekaman CCTV kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Dikutip dari Tribunnews.com, Agus juga diduga kuat melakukan mufakat dengan Irjen Ferdy Sambo.

Lantaran tindakan itu, Kombes Agus Nur Patria resmi diberhentikan dengan tidak hormat (PTDH).

Dia diduga menghalangi proses penyidikan atau melakukan obstruction of justice dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo membeberkan Kombes Agus Nur Patria diduga menjadi salah satu dalam perusakan rekaman CCTV di Pos Satpam Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Peran yang bersangkutan satu melakukan pengrusakan terkait CCTV yang ada di Pos Satpam," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/9/2022).

Dedi mengatakan Kombes Agus Nur Patria diduga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan tidak profesional.

Baca: Hotman Paris Ternyata Menolak Saat Diminta Jadi Pengacara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Hal itu terbukti dalam proses persidangan.

"Di dalam melaksanakan olah TKP, dia juga ada hal yang tidak profesional dari yang dia lakukan. Dan itu terbukti di persidangan," imbuh Dedi.

Dedi mengungkapkan Kombes Agus juga melakukan kesepakatan dengan Ferdy Sambo dan lima tersangka lainnya dalam kasus obstruction of justice.

"Satu tambahan lagi (perannya) dari Pak Karo adalah permufakatan. Untuk melakukan penghalang-halangan penyidikan. Jadi tiga semuanya dibuktikan dalam fakta persidangan dan diputuskan yang bersangkutan seperti yang saya sebutkan," papar dia.

Baca: Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan, Pakar Sebut Polri Pilih Kasih dan Nodai Rasa Keadilan

Seperti diketahui, sidang kode etik dan profesi (KKEP) terhadap mantan Kaden A Ropaminal Divisi Propam Polri Kombes Agus Nur Patria telah selesai.

Hasil sidang tersebut memutuskan pemecetan Kombes Agus Nur Patria dari anggota Polri.

"Pemberhentian dengan tidak hormat atau PTDH dari kepolisian," ucap Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Kombes Agus Nur Patria dipecat setelah menjalani sidang selama 18 jam.

Sidang tersebut digelar dalam waktu terpisah, yakni Selasa (6/9/2022) dan Rabu (7/9/2022).

"Kemarin kita sudah sidang mulai jam 10 sampai 11 malam lebih 13 jam. Hari ini kita mulai lagi pelaksanaan sidang 13.00 hingga 17.30 . Sidang 18 jam. Kenapa cukup panjang? karena saksi banyak 14 orang. 13 hadir langsung 1 orang Brigjen HK dari Mako Brimob," kata Dedi.

Tak hanya dipecat, Kombes Agus Nur Patria juga ditahan di tempat khusus (patsus) selama 28 hari.

Penahanan tersebut telah dijalani Agus Nur Patria dan telah selesai sejak 6 September 2022.

"Hasil keputusan sidang kode etik juga diputuskan bahwa sanksi etika perilaku pelanggaran sebagai perbuatan tercela," kata Dedi.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Oreo BLACKPINK

    Oreo BLACKPINK adalah adalah produk eksklusif terbaru dari
  • Cara Membuat SIM Online 2022,

    Setiap pengendara kendaraan bermotor wajib mempunyai Surat Izin
  • Andries Noppert

    Andries Noppert adalah pemain sepak bola berkebangsaan Belanda
  • Beukenhof Restaurant

    Beukenhof Restaurant adalah restoran yang terletak di Yogyakarta
  • Takut Kembali ke Rumah, Korban

    Puluhan warga terdampak gempa Cianjur, Jawa Barat, memilih
Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved