TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nama Melanie Subono kembali menjadi perhatian netizen Indonesia.
Hal ini lantaran musisi sekaligus aktivis ini nyaring mengkritik keputusan soal Putri Candrawathi yang tidak ditahan meski menjadi tersangka kasus pembunuhan.
Ia dengan lantang menuliskan pendapatnya melalui akun Instagram miliknya, @melaniesubono.
Lantas siapa sebenaranya Melanie Soebono ?
Berikut Tribunnewswiki himpun informasi terkait sosok Melanie Subono:
Melanie Subono dikenal sebagai penyanyi dan presenter.
Wanita kelahiran Hamburg, Jerman, 20 Oktober 1976 ini merupakan anaka Adrie Subono, promotor music sekaligus pendiri Java Musikindo.
Ia adalah cucu dari Titi Srisulaksmi Subono.
Sebagai informasi Titi Srisulaksmi Subono adalah kakak dari Presiden RI ketiga, BJ Habibie.
Baca: Kekhawatiran Komnas HAM Soal Ferdy Sambo Bisa Bebas dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
Baca: Kak Seto Ikut Buka Suara Terkait Perlindungan Untuk Anak-anak Ferdy Sambo, Sampaikan Ini pada Polri
Jadi Melanie Subono merupakan cucu keponakan dari BJ Habibie.
Putri Adri Subono ini selain dikenal sebagai musisi juga dikenal sebagai aktivis.
Dia sering menyuarakan tentang tema-tema perempuan dari berbagai aspek dan sudut pandang dalam karyanya.
Video klip Melanie Subono yang berjudul 'Hey Wanita' pernah dilarang tayang di sejumlah stasiun TV.
Hal ini karena dalam video klip tersebut memuat gambar Suciwati dan Marsinah.
Kepekaannya terhadap isu-isu perempuan bahkan tentang buruh migran menjdikan Melanie Subono ditunjuk sebagai ‘Ambassador Antiperbudakan’ oleh Migran Care dan WalkFree pada 2014.
Pada 20 Juni 2003 Melanie Subono menikah dengan Martua Radja Simatupang yang merupakan seorang atlet judo, namun keduanya berpisah pada 12 Oktober 2006.
Melanie Subono kemudian menikah lagi dengan I Gusti Ngurah Agus Wijaya pada 11 Januari 2008.
Setelah delapan tahun menikah, Melanie Subono dan I Gusti Ngurah Agus Wijaya akhirna bercerai pada 2016.
Melanie Subono debut sebagai penyanyi dengan merilis album bertajuk 'Melanie' pada 2004 dan mengusung music ber-genre rock dan rock & roll.
Sayangnya, album pertama Melanie Subono kurang mendapat respon positif dari masyarakat.
Pada 2007, Melanie Subono kembali merilis album bertajuk Myself dan mengusung music ber-genre punk rock.
Baca: Viral Wanita Sindir Pedas Sambo, Keluarga Brigadir J Harus Lebih Diprioritaskan dari Anak Pembunuh
Baca: LPSK, Kompolnas, & Komnas HAM Turun Tangan, Bharada E Dijaga Ketat selama Rekonstruksi
Album kedua Melanie Subono ini menjagokan single berjudul 'Gue Rock N Roll', Melanie juga merilis ulang lagu grup band Slank yang berjudul 'Lagi Gampang'.
Pada 2018, Melanie Subono merilis mini album berjudul 'Malaikat Brengsek' yang didalamnya terdapat lima lagu.
Artis Melanie Subono utarakan sindiran pedas untuk Putri Candrawathi yang jadi salah satu tersangka pembunuhan Brigadir J.
Melanie Soebono mengkritik pedas Putri Candrawathi yang tak ditahan oleh pihak kepolisian.
Ia juga memposting berita-berita terkait ibu-ibu lain yang dipenjarakan dalam sel dengan anak-anak mereka saat tersandung kasus.
Dalam Postingan terakhirnya, Melanie juga memberikan keterangan menohok terkait keputusan yang membuah tersangka pembunhan tak ditahan.
Berikut keterangan yang dibubuhkan Melanie Soebono dalam postingan yang ia unggah pada, Minggu (4/9/2022)."Ini terakhir ya gw post soal ini
Tadinya mau tag kak seto lagi tapi baru sadar beliauuuu sudah tidak bisa saya tag entah kenapa
“ Kok terakhir kak?? emang udah ga ada contoh lagi ?? “
NO
terakhir karna jelas Berteriak dan memposting contoh tidak selalu di dengar atau menghasilkan keadilan
Tau apa yang bikin gw sedih poll poll an ? sejak gw post soal ini bbrp hari lalu
Nyaris sekian RIBU total dm ig, twit, chat fb , sampe wa ke nomor management masuk dengan cerita :
1. kasus mereka ga di proses pun sama yang berwenang ( undo delay )
2. betapa mereka di pndang sebelah mata oleh pelindung pengayom kita
3. Dan begitu banyak contoh baik link artikel maupun pengalaman pribadi yang cerita nasib mereka yang buruk sekali dan sangat terbalik dari apa perlakuan yang si anu terima
Jadi dalam topik ini, gw udah cukup terkonfirmasi dan teryakini aja sih , kalau memang hal hal tertentu berpihak pada MERK TAA TERTENTU
Pesan Moral nya : Jangan Bawa kresek ato benda murahan
“Jadi lo nyerah kak?”
oh tidak, itu ga ada di kamus gw
Tapi setiap tema, kejadian atau apapun itu punya caranya berbeda beda untuk dihadapi
Nanti gw akan share ya, rajinrajin aja buka IG gw yes
#indonesiadaruratpejabatwaras #katamel #diarymel #melaniesubono #malaikatbrengsek #generasipenerusbangsat #peminumbertanggungjawab #gembeltapikece #nguberanggur"
Tak hanya itu saja, Melanie Soebono juga berani melampirkan kasus-kasus yang menyeret ibu-ibu lain dan memiliki anak kecil.
Bahkan Melanie juga menyindir Kak Seto soal hal tersebut dalam postingannya bertanggal, Kamis (1/9/2022).
"Surat cinta untuk hukum , dari gue buat entah siapa.
GESER DULU, lalu BACA
Sedikit bercerita saja pada suatu hari seorang Rekan , sekarang sudah almarhumah
Bernama VANESSA ANGEL ditahan
( narkoba atau apa lupa )
dan saat itu punya anak usia EMPAT BULAN
Inget BAIQ NURIL ? dia dipenjara , walaupun punya anak dibawah 10 tahun
( kan kemarin bahasa si anu , karna anu punya anak dibawah 10 tahun )
oh iya ANGELINA SONDAKH juga sih waktu di tahan punya anak usia TIGA TAHUN
Mau contoh sih banyak lagi tapi takut ga muat di caption
Intinya, di taun 2019 aja ada 12 anak yang dibesaekan di lapas Malang
Malah 2016 ada yang MELAHIRKAN di lapas karna kan ibu nya bersalah , kalau ga salah di medan
Ya tapi mereka ini mah entah siapa
Oh kalau mengenai KEMANUSIAAN pun banyak sih contoh nya ... pasti ga tega kalao gw tulis
Tapi mereka tetap ditahan
Mengutip tulisan @ jawapos
btw dulu kak @kaksetosahabatanak dimana?
"
Baca: Kekhawatiran Komnas HAM Soal Ferdy Sambo Bisa Bebas dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
Baca: Momen Mesra Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Brigadir J
Sebelumnya telah diberitakan, Kepala Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto membeberkan alasan Polri tak menahan Putri Candrawathi kendati berstatus tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Ia mengatakan, salah satu alasannya terkait kemanusiaan.
"Penyidik masih mempertimbangkan (karena) pertama alasan kesehatan, yang kedua kemanusiaan, yang ketiga masih memiliki balita," ujar Agung saat konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022), dikutip dari Kompas.com.
Agung mengatakan, alasan kemanusiaan yang dimaksud adalah karena suami Putri, Ferdy Sambo juga sedang ditahan terkait kasus yang sama.
"Ya kondisi bapaknya (suaminya) kan juga sudah ditahan," ujar Agung.
Meski demikian, polisi sudah meminta Imigrasi mencegah Putri bepergian ke luar negeri.
"Penyidik juga telah melakukan pencekalan terhadap ibu PC dan pengacara menyanggupi ibu PC akan selalu kooperatif dan ada wajib lapor," ujar Agung.
Putri ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J sejak 19 Agustus 2022, dan dikenakan pasal 340 tentang pembunuhan berencana.
Putri berada di tempat saat peristiwa pembunuhan terjadi.
Pakar hukum pidana Eva Achjani Zulfa mengatakan, penyidik Tim Khusus (Timsus) Polri sebaiknya menahan Putri Candrawathi setelah pemeriksaan kedua sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Dalam pemeriksaan sebagai tersangka pada Jumat (26/8/2022), penyidik menghentikan pemeriksaan selama 12 jam dengan alasan kesehatan.
Kala itu, penyidik juga tidak menahan Putri.
Eva mengatakan, jika penyidik tidak menahan Putri dalam pemeriksaan kedua, diperkirakan sentimen negatif dan dugaan perlakuan diskriminatif terhadap Putri bisa semakin menguat di tengah masyarakat.
"Tidak ditahannya Ibu PC justru sebagai sikap diistimewakan oleh petugas," kata Eva saat dihubungi Kompas.com, Rabu (31/8/2022).
(TRIBUNNEWSWIKI/Putradi Pamungkas/Ka)