'Spider-Man' hingga 'Gatotkaca' Gelar Lomba 17-an untuk Anak Yatim Korban Covid-19

"Superhero" seperti "Spider-Man" hingga "Gatotkaca" turut memeriahkan HUT ke-77 RI dengan menggelar lomba 17-an untuk anak yatim korban Covid-19.


zoom-inlihat foto
Lomba-17-an-di-Sukoharjo.jpg
Istimewa
Relawan BNK Sukoharjo berkostum superhero turut memeriahkan HUT ke-77 Republik Indonesia dengan menggelar lomba 17-an untuk anak yatim korban Covid-19.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - "Superhero" seperti "Spider-Man" hingga "Gatotkaca" turut memeriahkan HUT ke-77 Republik Indonesia dengan menggelar lomba 17-an untuk anak yatim korban Covid-19.

Superhero yang dimaksud bukanlah superhero sungguhan, melainkan relawan yang mengenakan kostum ala superhero.

Acara tersebut digelar di Sanggar Bhineka Sukoharjo, Jawa Tengah, tempat bimbingan belajar gratis untuk anak yatim korban Covid-19, Selasa, 16 Agustus 2022.

Lomba tujuh belasan ini diinisiasi oleh perintis Sanggar Bhineka Sukoharjo sekaligus penyuluh antinarkoba bernama Agus Widanarko alias Danar.

Danar mengatakan tujuannya menggelar lomba ini adalah dalam rangka menyambut HUT ke-77 RI sekaligus menghibur para anak yatim yang ditinggalkan orang tuanya karena pandemi Covid-19.

"Sanggar Bhineka, sanggar belajar dan bermain untuk yatim corona, mengadakan gebyar kemerdekaan lomba 17-an yang diikuti sekitar 20 anak yatim korban Covid-19," kata Danar kepada TribunnewsWiki, Selasa (16/8/2022).

"Mengapa kita mengajak anak yatim corona karena selain mereka murid sanggar bimbel gratis kita. juga ini tahun pertama mereka 17-an tanpa orang tua karena tahun lalu di masa varian delta orang tua mereka meninggal karena Covid-19," katanya.

Baca: Bahagianya Anak-Anak Dukuh Ngowan Bisa Ikuti Lomba 17-an Lagi setelah 2 Tahun Vakum karena Pandemi

Baca: Sanggar Bhineka Sukoharjo, Tempat Bimbel Gratis Bagi Anak Yatim Korban Covid-19

Agar tambah meriah, Danar serta para relawan lainnya mengenakan kostum ala superhero, mulai dari Spider-Man, Gatotkaca, Superman hingga Power Ranger.

Dalam lomba ini, para "Superhero" itu turut ikut lomba kategori menangkap angsa dengan mata tertutup.

"Kita mengadakan lomba menangkap angsa, makan kerupuk, menggulung stagen lomba joget kardus berisi bola, lomba balap karung dan lain-lain. Pokoknya kita berusaha menghibur anak-anak ini," ujar pria berusia 41 tahun itu.

Salah satu anak yatim corona bernama Amoriza mengaku sangat senang bisa melihat dan mengikuti lomba tersebut.

"Bahagia sekali, karena lombanya yang disiapkan guru relawan sanggar lucu kayak superhero menangkap angsa," kata dia.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved