Bahagianya Anak-Anak Dukuh Ngowan Bisa Ikuti Lomba 17-an Lagi setelah 2 Tahun Vakum karena Pandemi

Menggelar lomba menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI sudah menjadi tradisi tersendiri bagi masyarakat Tanah Air.


zoom-inlihat foto
Karang-Taruna-Ngowan-Manunggal-menggelar-lomba-17-an.jpg
TribunnewsWiki.com/Rakli Almughni
Anak-anak Dukuh Ngowan RW 09, Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo mengikuti lomba 17-an yang digelar oleh Karang Taruna Ngowan Manunggal, Jumat (12/8/2022)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menggelar lomba menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI sudah menjadi tradisi tersendiri bagi masyarakat Tanah Air.

Menyambut HUT RI, masyarakat biasanya berbondong-bondong menggelar berbagai lomba untuk menyemarakkan Bulan Kemerdekaan yang jatuh setiap 17 Agustus.

Mulai tingkat RT hingga Nasional turut menyemarakkannya dengan menggelar berbagai lomba.

Terlebih, selama dua tahun terakhir, kegiatan lomba 17-an yang sudah menjadi tradisi setiap tahunnya ini dilarang pemerintah karena pandemi Covid-19.

Dua tahun sejak 2020 tak ada kegiatan lomba tujuh belasan, kini akhirnya masyarakat bisa kembali memeriahkan lomba 17-an karena pandemi sudah mulai mereda.

Kemeriahan ini salah satunya terlihat di Dukuh Ngowan RW 09, Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (12/8/2022).

Memanfaatkan jalanan desa, Karang Taruna Ngowan Manunggal menggelar lomba permainan tradisional yang diperuntukkan anak-anak.

Ketua Karang Taruna Ngowan Manunggal, Danang Setyawan mengatakan bahwa lomba kali ini dibuat semeriah mungkin karena selama 2 tahun di desanya tak menggelar lomba akibat terhalang pandemi Covid-19.

"Setelah sekian lama vakum dikarenakan ada wabah penyakit Covid-19, kita Karang Taruna Ngowan Manunggal berinisiatif untuk mengadakan kegiatan lomba 17-an lagi," kata Danang kepada TribunnewsWiki, Jumat, 12 Agustus 2022.

Baca: Sanggar Bhineka Sukoharjo, Tempat Bimbel Gratis Bagi Anak Yatim Korban Covid-19

Danang berujar bahwa ada 6 lomba yang digelar khusus untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD).

"Kita menggelar lomba makan kerupuk untuk anak-anak dengan sistem salah satu ujung tali diikat di kerupuk dan ujung tali yang satunya lagi diikat di jempol kaki," tutur Danang.

"Selain itu, kita juga mengadakan lomba pecah balon, lomba balap karung pakai helm, lomba estafet tepung, lomba memasukkan pensil ke botol dan lomba rebutan kursi," jelasnya.

Anak-anak Dukuh Ngowan RW 09, Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo mengikuti lomba 17-an yang digelar oleh Karang Taruna Ngowan Manunggal, Jumat (12/8/2022)
Anak-anak Dukuh Ngowan RW 09, Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo mengikuti lomba 17-an yang digelar oleh Karang Taruna Ngowan Manunggal, Jumat (12/8/2022) (TribunnewsWiki.com/Rakli Almughni)

Dikatakan Danang, para anak-anak sangat antusias mengikuti lomba 17-an ini.

Raut bahagia dan ceria juga terpancar dari wajah anak-anak yang mengikuti lomba-lomba tersebut.

Baca: Masih Ada Pandemi Covid-19, DKI Jakarta dan Semarang Satu Suara: Warga Tak Boleh Adakan Lomba 17-an

Salah satu peserta lomba, Ayu (11), mengatakan dirinya sangat senang bisa kembali mengikuti lomba 17-an setelah dua tahun ditiadakan.

"Seneng banget bisa ikut lomba makan kerupuk lagi, lomba pecah balon, balap karung," kata Ayu.

"Saya dapet juara 1 lomba makan kerupuk," pungkasnya.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved