Ery menjelaskan 6 pelaku ini menhabisi AP gara-gara pertengkaran di sekolah dengan salah satu pelaku, RC.
"Antara korban dengan salah seorang pelaku pernah bertengkar di sekolah," ungkap Ery.
Diketahui korban mengadu ke guru Bimbingan dan Konseling (BP) karena disebut 'banci' oleh RC.
Hal tersebutlah yang membuat RC dendam dengan korban.
Baca: Berniat Bunuh Istri dengan Air Kecubung, Kopda Muslimin Justru Tewas Diduga Karena Racun
Baca: Temui Banyak Kejanggalan, Keluarga Laporkan Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J
Karena hal itulah RC dipanggil dan diberikan peringatan oleh guru BP.
Diselimuti rasa dendam, akhirnya RC berniat untuk melukai korban.
Ditemani dengan DP, DM, RA, dan TJ, maka RC sepakat bertemu di rumah R pada Selasa (25/1/2022).
Bocah-bocah ini lalu sepakat menjemput AP yang saat itu sedang berteduh di Kelurahan Pajar Bulan karena hujan.
Para pelaku lantas membawa korban ke kebun kopi dan mengeroyoknya hingga tewas.
Bahkan para pelaku yang masih di bawah umur ini tega membuang jasad korban ke sungai.
(TRIBUNNEWSWIKI/Ka)