Pejabat AS Perkirakan Iran Akan Kembali Serang Pasukan AS di Timur Tengah

Ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi karena Iran memperbesar program nuklirnya dengan cepat.


zoom-inlihat foto
Presiden-President-Ebrahim-Raisi-tengah.jpg
MUSTAFA KAMACI / TURKISH PRESIDENTIAL PRESS SERVICE / AFP
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan), sedangkan Presiden President Ebrahim Raisi (tengah) mendengarkan keduanya, Gedung Konferensi Teheran, Iran, (19/7/2022).


Grynkewich mengkhawatirkan rencana Tiongkok "mengamankan kepentingannya melalui penjualan senjata atau cara lain".

Meski pasukan AS telah angkat kaki dari Afganistan, AS belum bersedia pergi dari Timur Tengah sepenuhnya.

Hal ini turut ditegaskan oleh Biden pada kunjungannya pekan lalu.

Kini dilaporkan masih ada puluhan ribu tentara AS yang ditempatkan di seluruh Semenanjung Arab.

Baca: AS Sebut Iran Bakal Kirimkan Ratusan Drone ke Rusia, Akan Digunakan di Ukraina

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Iran di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved