Akhirnya Keberadaan Bharada E Terungkap, Pelaku Baku Tembak Brigadir J ini Minta Perlindungan LPSK

Keberadaan Bharada E akhirnya terungkap, saat ini ajudan Ferdy Sambo ini diketahui meminta perlindungan LPSK


zoom-inlihat foto
Kolase-potret-Bharada-E-kiri-dda-E-juga-diselidiki.jpg
TRIBUNJAMBI.COM/ARYO TONDANG
Kolase potret Bharada E (kiri) dan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang dipasang saat pemakaman. Tebaru, keluarga Brigadir J meminta Bharada E juga diselidiki, Rabu (20/7/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM -Akhirnya keberadaan Bharada E yang selama ini menghilang bak ditelan bumi terungkap.

Diketahui, saat ini Bharada E sudah meminta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK.

Juru bicara LPSK, Rully Novian, pada Selasa (19/7/2022), mengatakan pihaknya sudah memperoleh sejumlah informasi dari ajudan Ferdy Sambo TERSEBU.

“Untuk hasil wawancara awal, tentu kami memperoleh beberapa informasi yang berhubungan dengan rangkaian peristiwa. Itu memang kami peroleh dari Bharada E," papar Rully Novian.

Edwin Partogi, Wakil Ketua LPSK, bahkan juga mengkonfirmasi kebenaran hal tersebut.

Termasuk telah meminta keterangan pada PC, istri Ferdy Sambo.

Hal tersebut disampaikan melalui pesan singkat, Selasa (19/7/2022).

Selain Bharada E, LPSK juga memeriksa istri Irjen Ferdy Sambo terkait penembakan yang menewaskan Brigadir J.

"Sabtu kemarin kami mendalami keterangan Bharada E dan ibu P (istri Ferdy Sambo)," ujar Edwin, dikutip dari Kompas.com, Selasa.

Baca: Keberadaan Sosok Bharada E Hilang Ditelan Bumi Usai Insiden Baku Tembak yang Tewaskan Brigadir J

Baca: Pihak Keluarga Brigadir J Minta 2 Polisi Ini Ikut Dinonaktifkan Seperti Ferdy Sambo, Siapa ?

Namun, Edwin menyebut istri Irjen Ferdy Sambo belum bisa memberikan informasi karena masih trauma.

"Dari ibu P belum diperoleh keterangan karena masih terguncang," tutur Edwin

Sebagai informasi, Bharada E dan istri Irjen Ferdy Sambo sama-sama mengajukan perlindungan ke LPSK pada Kamis (14/7/2022) lalu.

Akan tetapi, untuk Bharada E belum dilakukan perlindungan.

Hal ini lantaran masih proses penelaahan, sebagaimana diberitakan Tribunnews.com.

Sebelumnya telah diberitakan, sosok Bharada E yang saat itu berhadapan langsung dengan Brigadir J saat insiden baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo bak hilang ditelan bumi.

Bharada E
Bharada E (Kolase Tribunnewswiki)

Bahkan sosok Bharada E ini tak pernah dimunculkan ke publik.

Hal ini juga menimbulkan pertanyaan untuk keluarga Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Samuel Hutabarat, Ayah Brigadir Yosua, juga ikut mempertanyakan tentang keberadan Bharada E ini.

Ini dikarenakan hingga saat ini, media hanya berfokus pada Brigadir J, namun tidak dengan Bharada E.

Samuel pun juga meminta supaya sosok Bharada E ini ikut diungkapkan ke masyarakat luas.

"Semenjak terjadi insiden tanggal 8 Juli tewasnya anak kami, yang berinisial Bharada E sekalipun, sedetikpun belum pernah muncul di media, dikemanakan Bharada E ini Kita bertanya-tanya," ungkap Samuel, Rabu (20/7/2022).

Bahkan diketahui keluarga Brigadir J memberikan keterangan mereka tak mengenal sosok Bharada E.

Roslin Simanjutak, bibi Brigadir J, mengaku jika Yosua hanya pernah mengirimkan foto seluruh ajudan namun tak pernah dikenalkan oleh sosok tersebut.

Foto tersebut memperlihatkan ada sekitar 8 ajudan yang semuanya laki-laki.

Brigadir J juga mengisahkan tentang ajudan baru yang direkrut selama 3 bulan

"Kalau mengenal tidak, tapi dia (Yosua) pernah mengirim foto ajudan bapak itu, salah satunya Bharada E," ungkapnya, Rabu (20/7/2022), dikutip dari Tribun Jambi.

"Tidak pernah cerita, tapi pernah bilang baru direkrut 3 bulan, termasuk bharada E," lanjut dia.

Profil Bharada E yang Tembak Brigadir J hingga Tewas: Pengawal Irjen Ferdy Sambo

Baca: Keluarga Brigadir J Minta 2 Perwira Dinonaktifkan, Tak Hanya Ferdy Sambo

Baca: Kuasa Hukum Sebut Ada 15 Luka pada Tubuh Brigadir J, dari Telinga, Ketiak, hingga Perut

Bharada E dikabarkan menembak Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022), sekitar pukul 17.00 WIB.

Adu tembak tersebut terjadi saat Bharada E menegur Brigadir J, sayangnya korban merasa tak terima.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan Brigadir J sempat mengacungkan senjata kepada Bharada E.

Namun, Bharada E melepaskan tembakan sebagai upaya membalas serta membela diri.

"Saat itu saudara Brigadir J berada atau memasuki rumah salah satu pejabat Polri di perumahan dinas Duren Tiga."

"Kemudian, ada anggota lain atas nama Bharada E menegur dan saat itu yang bersangkutan mengacungkan senjata kemudian melakukan penembakan dan Bharada E tentu menghindar dan membalas tembakan terhadap Brigadir J," papar Ramadhan, Senin (11/7/2022), dikutip dari Tribunnews.com.

Profil Bharada E

Bharada E diketahui mengemban tugas sebagai pengawal Irjen Ferdy Sambo.

Dia merupakan anggota Brimob yang mendapat tugas pengamanan dan pengawalan terhadap Kadiv Propam.

Ramadhan mengatakan Bharada E dan Brigadir J sama-sama merupakan staf Propam di Mabes Polri.

"Memang dia bagian dalam penugasan Propam tersebut, semuanya, keduanya staf Propam Mabes Polri."

Potret Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo bersama para ajudan.
Potret Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo bersama para ajudan. (TRIBUNNEWS/ISTIMEWA)

"Kalau Bharada itu anggota Brimob yang di-BKO (Bawah Kendali Operasi) ke sana, tugasnya melakukan pengamanan dan pengawal terhadap Kadiv Propam," tutur Ramadhan.

Dilansir oleh Kompas.com, Ramadhan menuturkan penembakan yang dilakukan Bharada E tidak ada motif lain selain membela diri serta melindungi istri Irjen Ferdy Sambo.

“Jadi bukannya melakukan perbuatan karena motif lain, motifnya adalah membela diri dan membela ibu (istri Kadiv Propam),” terangnya.

Hingga kini, Bharada E sudah diamankan dan pihak Polri pun masih melakukan pendalaman soal kasus penembakan Brigadir J tersebut.

Jika sudah mendapatkan cukup bukti, kasus ini akan diproses lebih lanjut.

“(Bharada E) diamankan, dan tentu sesuai dengan prosedur bila unsur dan buktinya cukup akan diproses lebih lanjut,” kata Ramadhan.

LPSK Ungkap Alasan Belum Setujui Permohonan Perlindungan yang Diajukan Istri Ferdy Sambo

Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) mengatakan pihaknya belum menyetujui permohonan perlindungan yang diajukan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Dikutip dari Tribunnews.com, Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan hal itu lantaran pihaknya masih belum menggali informasi dari Putri yang saat ini masih terguncang psikisnya.

"Kami belum bisa minta keterangan dari ibu P karena masih terlihat terguncang ya, jadi kira-kira begitu ya, kami ketemu tidak ada tanya jawab, karena belum bisa ditanyain," papar Edwin, Kamis(21/7).

Edwin menjelaskan pihaknya bakal mengatur jadwal pemeriksaan psikologi terlebih dahulu terhadap Putri serta Bharada E.

Baca: Usai Temui Keluarga Brigadir J, Komnas HAM Bakal Panggil Irjen Ferdy Sambo dan Istri

Baca: Beredar Isu Polisi Bantu Polisi dalam Kasus Brigadir J, Irjen Aryanto Sutadi Beri Bantahan Begini

"Jadi kami akan menagendakan untuk pemeriksaan akses psikologis terlebih dahulu kepada Ibu P, termasuk juga kepada Bharada E, ada beberapa keterangan yang masih kami butuhkan dan masih kami akan tanyakan kepada yang bersangkutan," imbuhnya.

Edwin juga mengatakan pihaknya memiliki standar tersendiri untuk proses penyelidikan bagi siapa pun yang mengajukan perlindungan.

Proses tersebut akan dirapatkan maksimal 30 hari kerja.

"Ya setelah semua prosesnya kira lengkapi, jadi keterangan dari mereka kita dapat, kemudian akses psikologis juga kita peroleh dari ahlinya, keterangan dari ahli dan investigasi yang kita peroleh,'sehingga Kami pertimbangannya komprehensif apa yang disampaikan pemohon juga pihak lain terkait dengan proses hukum ini," bebernya.

Di sisi lain, Komisi Nasional (Komnas) Perempuan mengimbau kepada semua pihak untuk menghentikan semua spekulasi tentang insiden penembakan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo.

Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani menuturkan publik sebaiknya sabar menunggu hasil penyelidikan tim khusus (Timsus) yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Andy menilai spekulasi yang muncul selama ini menjadi isu liar dan akan berdampak pada lambatnya pemulihan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Kolase Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri. Sosok istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri Ferdy Sambo juga menjadi sorotan setelah mengaku dilcehkan di rumahnya.
Kolase Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri. Sosok istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri Ferdy Sambo juga menjadi sorotan setelah mengaku dilcehkan di rumahnya. (Kolase Twitter/Kompasiana)

“Semua spekulasi khususnya terkait motif menurut kami akan lebih banyak menyudutkan pihak Ibu P sehingga itu menghalangi beliau untuk bisa pulih,” tutur Andy.

Komnas Perempuan, kata Andy, hingga kini masih terus melakukan pendalaman soal kasus pelaporan Putri Candrawathi sebagai korban kekerasan seksual.

“Kami mengupayakan siapa pun yang melaporkan kekerasan seksual, yang pertama harus kita pastikan adalah upaya perlindungan dan pemulihannya dilakukan semua pihak,” sambungnya.

Terlepas dari kasus penembakan di rumah Irjen Ferdy Sambo, Komnas Perempuan lebih berfokus pada kondisi Putri Candrawathi.

“Kalaupun memang dia adalah saksi dari peristiwa, tetap butuh dia pulih dulu baru bisa bercerita. Yang jadi fokus kami adalah Ibu P punya ruang untuk pemulihan. Ibu P masih dalam kondisi sangat syok. Saat ini Ibu P hanya menangis saja, makanya kami butuh ruang lebih untuk bisa mendampingi kasusnya,” papar Andy.

"Semua spekulasi-spekulasi itu menurut saya kita tunda dulu, kita hentikan kalau bisa. Isu utamanya kan penembakannya. Mari kita kasih waktu Komnas HAM, Timsus, kepolisian untuk memberikan informasi apa yang sebetulnya terjadi. Makanya kita hentikan dulu spekulasi-spekulasi tentang motif, kita kasih ruang untuk Ibu P pulih,” sambungnya.

Andy pun memastikan Komnas Perempuan akan terus memantau perkembangan kondisi Putri Candrawathi serta berkoordinasi dengan Timsus maupun Komnas HAM jika ditemukan informasi tambahan.

 

(Tribun Wow/TRIBUNNEWSWIKI/Ka)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun Wow dengan judul Bharada E bak Hilang Ditelan Bumi, Keluarga Brigadir J Minta Terduga Pelaku Ditampilkan ke Publik

dan Bharada E Ungkap Sejumlah Informasi soal Penembakan Brigadir J, Istri Ferdy Sambo juga Diperiksa





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved