K2, Komet Paling Terang dalam Sistem Tata Surya Kita, Mendekati Bumi Hari Ini

K2 adalah komet paling terang yang dalam sistem tata surya Matahari dan mencapai jarak terdekat dari Bumi hari ini.


zoom-inlihat foto
Komet-k2.jpg
USA Today/Gianluca Masi
Foto komet K2 atau C/2017 K2 PANSTARRS


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Komet C/2017 K2 PANSTARRS atau K2 bergerak melewati sistem tata surya pada hari Rabu, (13/7/2022), atau Selasa.

K2 adalah komet paling terang yang dalam sistem tata surya Matahari.

Selama lima tahun terakhir, K2 telah mengundang banyak ketertarikan dari para ilmuwan dan astronom.

Kendati terang, komet ini tidak bisa dilihat menggunakan mata telanjang.

Pakar astronomi mengatakan setidaknya diperlukan teleskop kecil atau binokular untuk melihatnya.

David Jewitt, profesor astronomi dari Universitas California, Los Angeles, Amerika Serikat, mengatakan K2 berjarak 170 juta mil dari Bumi.

K2 bahkan lebih jauh daripada Matahari yang berjarak 93 juta mil dari Bumi.

"Itu jarak yang sangat jauh," kata Jewitt yang telah meneliti komet itu sejak tahun 2017, dikutip dari USA Today.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Komet Menabrak Matahari, Melepaskan Energi Setara 1 Juta Bom Hidrogen

Penemuan K2

K2 mulai menarik perhatian para ilmuwan di Panoramic Survey Telescope and Rapid Response System di Hawaii tahun 2017.

Pakar mengatakan gambar komet itu telah ditemukan dalam foto-foto tahun 2013.

K2 telah begerak selama jutaan tahun dan kemudian ditemukan ketika komet itu berada di antara orbit Saturnus dan Uranus, sekitar 1,5 miliar mil dari Matahari.

Menurut NASA, K2 adalah inbound comet aktif terjauh ketika komet itu terlihat melalui Teleskop Luar Angkasa Hubble.

Saat itu K2 berada dalam jarak 17 kali lipat dari jarak Bumi ke Matahari.

Namun, rekor komet terjauh kemudian dipecahkan oleh C/2014 UN271 atau Bernardinelli-Bernstein.

Baca: Komet Neowise Muncul 6.800 Tahun Sekali, Bisa Dilihat di Langit Indonesia 23 Juli 2020

Berasal dari Awan Oort

NASA mengatakan K2 seukuran satu kota di Bumi dan terbuat dari es serta debu angkasa.

K2 diduga berasal dari area terjauh di sistem tata surya, yakni Awan Oort.

Pakar NASA berujar Awan Oort berbentuk seperti cangkang bulat raksasa yang terbuat dari pecahan-pecahan es seukuran gunung atau lebih besar.

K2 berada di area sistem tata surya dan di sana kecerahan sinar matahari hanya 1/225-nya dari kecerahan yang dilihat dari Bumi.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved