Mantan Menlu AS Desak Ukraina Serahkan Wilayah yang Diduduki Rusia agar Perang Berakhir

Mantan Menlu Amerika Serikat, Henry Kissinger, mengatakan Ukraina sebaiknya menyerahkan wilayah yang telah diduduki RUsia.


zoom-inlihat foto
Henry-Kissinger.jpg
JOHN MACDOUGALL / AFP
Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Henry Kissinger, di Berlin, 21 Januari 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Henry Kissinger, mendesak Ukraina menyerahkan wilayah yang telah diduduki pasukan Rusia.

Dengan penyerahan ini, kata Kissinger, perang di antara kedua negara itu bisa berakhir.

Kissinger juga meminta negara-negara Barat berhenti menginginkan Rusia agar kalah telak dalam perang ini.

Ucapan itu disampaikannya dalam Forum Ekonomi Dunia yang digelar di Davos, Swiss, (23/5/2022).

Menurut dia, sikap pantang menyerah yang ditunjukkan dalam setiap pembicaraan perdamaian justru bisa mengganggu stabilitas Eropa.

"Negosiasi harus dimulai dua bulan mendatang sebelum munculnya pergolakan dan ketegangan yang tidak mudah diatasi," kata dia dikutip dari USA Today.

"Idealnya, kedua belah pihak harus kembali kepada status quo ante."

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy meminta syarat yang cukup berat dalam negosiasi dengan Rusia.

Baca: Rusia Dituding Mengebom Gudang Gandum di Ukraina, Memperparah Krisis Pangan Dunia

Baca: Malu dengan Perang di Ukraina, Diplomat Senior Rusia Mengundurkan Diri

Dia ingin wilayah Krimea yang dianeksasi Rusia tahun 2014 dan wilaha Donestk serta Luhanks dikembalikan dulu kepada Ukraina.

Mayoritas warga Ukraina dilaporkan mendukung sikap yang diambil Zelensky.

Bahkan, menurut jajak pendapat baru-baru ini, ada 82 persen responden yang menolak menyerahkan wilayah Ukraina meski hal itu bisa mengakhiri perang.

Peluncur roket BM-21
Peluncur roket BM-21 "Grad" milik Ukraina meluncurkan roket ke arah pasukan Rusia di Donbas, 10 April 2022. (ANATOLII STEPANOV / AFP)

Presiden Polandia tak ingin Ukraina dikorbankan

Sikap yang diambil Kissinger jauh berbeda dengan sikap Presiden Polandia Andrzej Duda.

Duda mengatakan dunia internasional harus mendesak Rusia angkat kaki sepenuhnya dari wilayah Ukraina.

"Seruan-seruan yang mengkhawatirkan telah muncul, disebutkan bahwa Ukraina seharusnya memenuhi permintaan Putin," kata Duda dikutip dari Reuters.

"Hanya Ukraina yang berhak menentukan masa depannya," kata dia di depan anggota parlemen Ukraina di Kiev, (22/5/2022)

Baca: Presiden Polandia: Jika Ukraina Dikorbankan, Akan Jadi Bencana Besar bagi Barat

Baca: Mantan Elite Militer Rusia Sebut Perang di Ukraina Makin Buruk bagi Rusia

"Jika Ukraina dikorbankan demi ... alasan ekonomi atau ambiisi politik, bahkan satu sentimeter pun dari wilayahnya, itu akan menjadi bencana besar tidak hanya bagi bangsa Ukraina, tetapi juga bagi seluruh dunia Barat."

Hubungan Polandia dengan Rusia memang kurang baik. Polandia bahkan menjadi salah satu negara paling tegas membela Ukraina ketika negara itu diserbu Rusia.

Polandia gencar mendesak dijatuhkannya sanksi berat kepada Rusia. Selain itu, Polandia juga mendukung Ukraina menjadi negara Uni Eropa.

"Saya tidak akan berhenti sampai Ukraina menjadi anggota Uni Eropa," kata dia.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang konflik Ukraina-Rusia di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved