Kemenkes, lanjut Nadia, meningkatkan kewaspadaan dalam dua minggu terakhir.
Nadia juga mengatakan, orangtua perlu mewaspadai penyakit hepatitis akut misterius ini dengan mengamati sejumlah gejala.
Apabila anak mengalami gejala-gejala terlampir di atas maka para orangtua diminta untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat.
Sebagai informasi, hepatitis akut misterius diduga karena virus yang berkaitan degan saluran pencernaan dan pernafasan.
Maka pencegahan yang bisa diambila adalah engan menjaga kebersihan alat makan, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan minum.
"Jagalah kebersihan dengan cuci tangan dengan sabun dan memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi itu matang dan tidak menggunakan alat-alat makan bersama dengan orang lain. Serta menghindarkan kontak anak-anak kita dari orang yang sakit agar anak-anak kita tetap sehat," kata Hanifah, Kamis (5/5/2022)
Sedangkan untuk pencegahan dari potensi infeks dari saluran pernafasan, Hanifah menyebutkan, secara umum persis seperti protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Yakni memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak.
Sebagai informasi saat ini kasus dugaan hepatitis akut misterius sedang dalam investigasi tim mengenai penyebabnya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka)