TRIBUNNEWSWIKI.COM - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melaporkan adanya sekitar 22 dugaan akasus hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak.
Hal tersebut disampaikan oleh Tarik Jasarevic, juru bicara WHO, dalam konferensi pers di Jenewa, Senin (2/5/2022).
"Pada 1 Mei, setidaknya 228 kasus (hepatitis) yang mungkin dilaporkan ke WHO dari 20 negara dengan lebih dari 50 kasus tambahan sedang diselidiki," papar Tarik.
Dilansir dari situs SehatNegeriku dari website Menkes, penyakit hepatitis akut yang sedang melanda dunia diduga telah masuk ke Indonesia setelah tiga anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius ini.
Kementerian Kesehatan sampai saat ini masih melakukan investigasi melalui pemeriksaan panel virus lengkap dan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui lebih lanjut penyebab dari penyakit tersebut.
Meski belum diketahui pasti penyebab penyakit Hepatitis Akut pada Anak , Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp. A, yang merupakan dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi RSCM FK UI menyebutkan bahwa dugaan awal disebabkan oleh Adenovirus, SARS CoV-2, virus ABV, dll.
Virus tersebut utamanya menyerang saluran cerna dan saluran pernafasan.
Lantas apa saja gejala yang ditimbulkan saat anak terserang penyakit hepatitis akut ini ?
Baca: Fakta Terkini Seputar 3 Kasus Kematian Diduga akibat Hepatitis Akut Misterius di Jakarta
Baca: Hepatitis Akut
Berikut adalah gejala-gejala yang timbul saat terserang penyakit hepatitis akut misterius ini:
- Gejala kuning
- Sakit perut
- Muntah
- Diare mendadak
- Buang air kecil berwarna kuning tua
- Buang air besar berwarna pucat
- Kejang
- Penurunan kesadaran.
Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mengungkapkan pihaknya masih melakukan investigasi terkait penyebab kejadian hepatitis akut misterius ini.
Investigasi ini dilakukan melalui sejumlah pemeriksaan panel virus lengkap.
Setelah WHO menyatakan kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak yang belum diketahui penyebabnya ini ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).