Dirjen Kemendag Jadi Tersangka Mafia Minyak Goreng, Muhaimin: Ini Bukti Negara Punya Kekuatan

Muhaimin Iskandar berkomentar tentang Dirjen Kemendag yang ditetapkan sebagai tersangka mafia minyak goreng.


zoom-inlihat foto
Abdul-Muhaimin-Iskandar-1542021.jpg
Istimewa
Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar menilai penetapan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi izin ekspor minyak goreng membuktikan negara punya kekuatan.

Hal itu diungkapkan Muhaimin di Titik Nol IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Rabu (20/4/2022) sebagaimana dilansir Kompas.com, Kamis (21/4/2022).

"Inilah bukti bahwa negara tidak boleh kalah, pemerintah tak boleh didikte oleh pasar, pemerintah harus punya kebijakan dan keputusan," kata Muhaimin

"Dengan peristiwa ada tersangka dan peristiwa hukum ini menunjukkan pemerintah punya kekuatan," ucap dia.

Menurut Cak Imin, sapaan akrabnya, pemerintah harus berani menindak siapa pun yang menghalangi program pemerintah meskipun ia seorang direktur jenderal pada kementerian.

Indrasari Wisnu Wardhana ditetapkan tersangka dalam kasus pelanggaran pemberian Fasilitas Ekspor Minyak Goreng tahun 2021-2022.
Indrasari Wisnu Wardhana ditetapkan tersangka dalam kasus pelanggaran pemberian Fasilitas Ekspor Minyak Goreng tahun 2021-2022. (papua.tribunnews.com)

Baca: Profil Indrasari Wisnu, Dirjen Kemendag yang Jadi Tersangka Mafia Minyak Goreng, Punya Harta Rp4,4 M

"Ya siapapunlah yang menghalangi langkah pemerintah ya harus tunduk pada pemerintah meskipun raksasa mana pun," kata Cak Imin.

Diberitakan sebelumnya, Kejagung Republik Indonesia resmi menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pelanggaran pemberian Fasilitas Ekspor Minyak Goreng tahun 2021-2022.

Mengutip Kompas.com, selain Indrasari, tersangka lain kasus tersebut di antaranya Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau SMA, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Parulian Tumanggor (PT), dan General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas Togar Sitanggang (TS).

Baca: Ironis, Kemendag Paling Lantang Teriak Mafia Minyak Goreng, Pejabatnya Justru Jadi Tersangka

Indrasari dalam perkara ini telah melakukan perbuatan melawan hukum, yakni menerbitkan persetujuan ekspor terkait komofiti crude palm oil atau CPO.

Ia juga mengizinkan hal serupa kepada produk turunannya, Permata Hijau Group Wilmar Nabati Indonesia, PT Multimas Nabati Asahan, dan PT Musim Mas.

Padahal, perusahaan itu belum memenuhi syarat untuk diberikan izin persetujuan ekspor tersebut.

Baca: Calon Tersangka Mafia Minyak Goreng Akan Diumumkan Senin, Mendag: Saya Pastikan Mereka Ditangkap

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)

Baca selengkapnya terkait mafia minyak goreng di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved