TRIBUNNEWSWIKI.COM - Puluhan mahasiswa dari GMNI, HMI, LMND, dan IMM yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tuban terlibat aksi saling dorong dengan polisi saat berusaha masuk ke Gedung DPRD, Kamis (14/4/2022).
Para mahasiswa itu berunjuk rasa menyikapi kondisi politik pemerintahan dan menyampaikan 8 poin tuntutan, termasuk menolak perpanjangan presiden tiga periode.
Melansir Tribunnews.com, saat aksi berlangsung, para demonstran ditemui oleh Ketua DPRD, Miyadi.
"Saya mengapresiasi aksi mahasiswa menyikapi isu nasional," ujarnya di hadapan mahasiswa.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Tuban itu menegaskan akan mengawal tuntutan para mahasiswa hingga ke Presiden maupun DPR RI.
Kendati demikian, ia meminta para demonstran untuk tak melakukan aksi anarkis, mengingat masih dalam suasana bulan suci Ramadan.
"Aspirasi akan kami kawal, untuk kita sampaikan ke Presiden maupun DPR RI," ucap Miyadi bergegas meninggalkan lokasi untuk menghadiri safari Ramadan.
Baca: Dicap Gimik oleh BEM Solo Raya, Gibran: Ya Sudah, Aku Enggak Jadi Ikut Demo
Mahasiswa yang tak puas dengan jawaban Miyadi kemudian berusaha masuk ke gedung perwakilan rakyat untuk audiensi.
Akan tetapi, upaya tersebut sempat dihalangi oleh aparat yang berjaga, dan akhir aksi saling dorong pun tak terelakkan.
Bahkan, hal itu membuat dua mahasiswa terjatuh.
"Kita meminta apa yang menjadi kesepakatan para mahasiswa ini bisa ditindaklanjuti oleh DPRD, kita menunggu tanda tangan Ketua DPRD sekalipun setelah safari Ramadan," ungkap Ketua DPC GMNI Tuban, Daman Huri, saat audiensi.
Sementara itu, Perwakilan Sekretariat DPRD Tuban, Himawan Zaldi, turut berkomentar.
"Mohon maaf tadi Ketua DPRD menemui tidak lama karena waktunya memang singkat dan ada kegiatan safari Ramadan," ujar Himawan.
Ia juga menyampaikan terima kasih dan akan menindaklanjuti surat mahasiswa dengan memintakan tanda tangan Ketua DPRD.
"Kita akan sampaikan tuntutan ini ke Ketua DPRD, terkait tanda tangan akan kita informasikan lebih lanjut," ungkapnya.
Baca: Gibran Ngebet Ingin Ikut Demo Tolak Presiden 3 Periode, BEM Solo Raya: Itu Cuma Gimik Saja
8 Tuntutan Aksi Demo Mahasiswa Tuban
Adapun 8 tuntunan aksi mahasiswa sebagai berikut:
1. Mendesak pemerintah dalam hal ini menteri perdagangan untuk mengembalikan harga eceran tertinggi berdasarkan kemampuan beli masyarakat, serta mengawasi dan menindak tegas penimbun minyak goreng dari hulu hingga hilir.
2. Mendesak presiden dan DPR untuk menghentikan proyek pembangunan IKN dengan mengeluarkan undang-undang penundaan pembangunan Ibu Kota Negara dan mencabut undang-undang nomor 3 tahun 2022 tentang ibu kota negara.
3. Mendesak segera menghapuskan wacana penambahan periodisasi atau penundaan pemilu, karena dengan alasan melanggar konstitusi yang ada sehingga bisa memberikan kecacatan dalam penerapan demokrasi di negeri ini.