Di Tengah Ketegangan dengan Korut, AS Kerahkan Kapal Induk ke Perairan Korea

USS Abraham Lincoln dikerahkan di tengah ketegangan antara AS dan Korea Utara (Korut) akibat uji coba rudal yang dilakukan Korut.


zoom-inlihat foto
Kapal-induk-AS-USS-Abraham-Lincoln-kiri.jpg
ZACHARY PEARSON / US NAVY / AFP
Kapal induk AS USS Abraham Lincoln (kiri) dan kapal perusak Inggris HMS Defender serta kapal perusak AS USS Farragut sedang transit di Selat Hormuz, 19 November 2019.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Amerika Serikat (AS) mengerahkan satuan tempur kapal induk USS Abraham Lincoln di perairan dekat Semenanjung Korea, Senin, (12/4/2022).

USS Abraham Lincoln dikerahkan di tengah ketegangan antara AS dan Korea Utara (Korut) akibat uji coba rudal yang dilakukan Korut.

Pejabat AS mengatakan satuan tempur tersebut berada di Laut Jepang yang juga dikenal sebagai Laut Timur.

Dia mengatakan pengerahan dilakukan untuk latihan militer dengan angkatan laut Jepang.

Latihan itu, kata dia, bertujuan memberikan rasa aman kepada sekutu mereka di Asia Timur.

AS dilaporkan khawatir karena Korea Utara bisa saja melakukan uji coba nuklir dalam beberapa hari mendatang.

Baca: Korea Utara Tegaskan Rudal Buatannya Bisa Mencapai Wilayah AS di Pasifik

Melansir pemberitaan Reuters, inilah pertama kalianya satuan tempur kapal induk AS dikerahkan di perairan antara Korea Utara dan Jepang sejak tahun 2017.

Pada tahun tersebut USS Ronald Reagan, Theodore Roosevelt, dan Nimitz dikerahkan untuk memamerkan kekuatan AS kepada Korut yang melakukan uji coba rudal dan senjata nuklir.

Ilustrasi kapal Induk Amerika Serikat USS Nimitz. Angkatan
Ilustrasi kapal Induk Amerika Serikat USS Nimitz. Angkatan (US Navy)

Menurut sumber yang didapatkan oleh kantor berita Korea Selatan, Yonhap, USS Abraham Lincoln akan beroperasi di perairan tersebut selama 3 hingga 5 hari.

Namun, juru bicara US Forces Korea menolak berkomentar tentang latihan perang itu.

Pekan, lalu penasihat Presiden Korea Selatan dilaporkan menginginkan alutsista AS seperti kapal induk, pesawat pengebom nuklir, dan kapal selam dikerahkan kembali di sekitar Korea.

Sebelumnya, Korut mengkrtik latihan militer AS karena dianggap sebagai persiapan untuk perang dan meningkatkan ketegangan.

Baca: Korea Utara Diduga Kembali Luncurkan Rudal, Kedua Kalinya dalam Sepekan

Baca: Korsel Sebut Korut Kembali Tembakkan Rudal, Kali Ini Diluncurkan dari Bandara di Pyongyang

Rudal Korut bisa capai Guam

Sementara itu, pada bulan Januari lalu Korea mengonfirmasi bahwa rudal balistik berdaya jangkau menengah miliknya mampu mencapai Guam, wilayah AS yang berada di Pasifik.

Rudal berjenis Hwasong 12 itu telah diuji coba sehari sebelumnya untuk mengetes akurasi dan memeriksa kualitas rudal yang telah diproduksi.

Kantor berita Korea, KCNA, mengatakan ada kamera yang dipasang pada hulu ledak rudal tersebut untuk mengambil foto Bumi dari Angkasa

Kemudian melalui foto itu, Akademi Ilmu Pertahanan mengonfirmasi akurasi, keamanan, dan efektivitas pengoperasian sistem persenjataan itu.

Rudal itu dilaporkan diluncurkan ke arah lepas pantai timur dan dengan sudut tinggi untuk mencegahnya terbang terlalu jauh hingga memasuki wilayah negara lain.

Menurut perkiraan Korea Selatan dan Jepang, rudal itu terbang sejauh 800 km dan mencapai titik tertinggi 2.000 km sebelum jatuh di perairan yang berada di antara Semenanjung Korea dan Jepang.

Baca: Korea Utara: Uji Coba Penembakan yang Keempat Adalah Rudal Antipesawat

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Korea Utara di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved