Kronologi Anak Diplomat Indonesia Tewas Ditabrak Mobil di Maryland AS, Korban Sedang Menunggu Bus

Anak dari Diplomat RI untuk Amerika Serikat tewas setelah tertabrak mobil di Maryland, Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 7 April 4 2022.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-kecelakaan-1912020.jpg
Kompas.com
Ilustrasi kecelakaan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang bocah berusia 7 tahun tewas setelah tertabrak mobil di Maryland, Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 7 April 4 2022. Korban ternyata merupakan anak dari Diplomat Republik Indonesia (RI) untuk Amerika.

Dikutip TribunnewsWiki dari NBC Washington, Jumat (8/4/2022), kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 08.20 pagi waktu setempat.

Pada saat kejadian, korban sedang menunggu bus sekolah bersama ayah dan saudara lelakinya yang berusia 18 bulan.

Mereka berdiri di sudut King Charles Way dan Grosvenor Lane untuk menunggu bus.

Lalu, tiba-tiba sebuah mobil berjenis Honda Accord emas keluar dari jalur dan menabrak mereka.

Petugas medis kemudian membawa anak yang bernama Muhammad Elsyaf itu dan ayahnya ke rumah sakit.

Muhammad Elsyaf mengalami luka yang sangat parah, sedangkan ayahnya mengalami luka ringan dan adiknya yang masih berusia 18 bulan tidak terluka sama sekali.

Saksi mata mengungkapkan bahwa kejadian tersebut begitu mengerikan.

Sopir mobil Honda Accord, menyampaikan permintaan maaf dalam wawancara singkat dengan News4.

"Saya kehilangan kendali, dan itu di luar kendali saya," kata pria itu.

"Saya sangat, sangat menyesal," imbuhnya.

Baca: Kolonel Priyanto Akui Tidur Sekamar dengan Lala Janda Cimahi di Hotel Sebelum Tabrak Handi-Salsa

Baca: Kronologi Kecelakaan Maut Truk vs. Motor di Karanganyar, Anggota TNI AU dan Istri Tewas

Hingga saat ini, belum ada penjelasan secara pasti soal penyebab kecelakaan tersebut.

Homi Erani, warga setempat mengatakan suara kecelakaan tersebut terdengar sangat keras.

"Saya mendengar ledakan yang sangat keras, dan kemudian saya mendengar seorang anak berteriak," kata Homi.

"Itu adalah jeritan panik, jeritan yang sangat buruk. Jendela saya tertutup dan saya masih bisa mendengar anak itu berteriak," lanjutnya.

Warga setempat, Allen Hassani mengatakan dia mendengar ledakan keras saat dia pergi bekerja.

Ia kemudian pergi untuk membantu dan menelepon 911.

Dia mengatakan dia melihat bocah itu tidak sadarkan diri.

"Pagi yang mengerikan, mengerikan," katanya.

"Aku tidak ingin menangis."





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved