Demi Wujudkan Perbatasan Donetsk & Lugansk, Pasukan Rusia Terus Rekrut Warga Jadi Sukarelawan

Pasukan Rusia menggencarkan perekrutan warga sebagai unit sukarelawan di Ukraina.


zoom-inlihat foto
Kharkiv-serangan-rusia-ke-ukraina.jpg
Sergey BOBOK / AFP
Pemandangan alun-alun di luar balai kota Kharkiv yang rusak pada 1 Maret 2022, hancur akibat penembakan pasukan Rusia. - Alun-alun pusat kota kedua Ukraina, Kharkiv, ditembaki oleh pasukan Rusia yang menyerang gedung pemerintah setempat, kata gubernur regional Oleg Sinegubov. Kharkiv, kota yang sebagian besar berbahasa Rusia di dekat perbatasan Rusia, memiliki populasi sekitar 1,4 juta.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pasukan Rusia saat ini tengah berfokus menjalankan tugasnya guna mewujudkan perbatasan administratif wilayah Donetsk dan Lugansk.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina memposting di Facebook tentang Rusia yang bakal menjaga wilayah Ukraina agar tetap di bawah kendali.

"Menurut informasi operasional pada 28 Maret pukul 18.00, komando Rusia melakukan segala upaya untuk menjaga wilayah Ukraina yang diduduki sementara agar tetap di bawah kendali," kata staf tersebut.

Mengutip Tribunnews.com, komisariat militer di Federasi Rusia disebut akan terus merekrut warga untuk menjadi unit 'sukarelawan'. Hal itu untuk mengatasi berkurangnya personel.

Unit ini diduga akan dilibatkan dalam upaya memastikan adanya "ketertiban" pendudukan di wilayah yang dikuasai.

Kondisi kesehatan yang baik menjadi persyaratan utama bagi calon sukarelawan, sedangkan pengalaman dinas militer tidak diperlukan.

Dikutip dari laman Ukrinform, Selasa (29/3/2022), terlepas dari pernyataan pejabat Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Staf Umum Federasi Rusia mengenai perubahan rencana dan prioritas, Rusia terus meningkatkan jumlah pasukannya di sekitar ibu kota Ukraina.

Foto yang dirilis pada tanggal 19 Maret 2022 oleh satelit Maxar memperlihatkan Gedung Teater Mariupol di Ukraina hancur karena serangan udara Rusia.
Foto yang dirilis pada tanggal 19 Maret 2022 oleh satelit Maxar memperlihatkan Gedung Teater Mariupol di Ukraina hancur karena serangan udara Rusia. (AFP)

Baca: Menjelang Negosiasi di Turki, Ukraina Ambil Alih Sejumlah Wilayah dari Tangan Rusia

Pasukan Rusia hendak melanjutkan upaya yang gagal untuk mengambil posisi dari mana mereka dapat menyerang atau mengepung Kiev.

"Satuan Angkatan Bersenjata Ukraina terus mempertahankan Mariupol. Para pembela kota berupaya dengan mengerahkan semua tindakan mereka menahan perkembangan serangan musuh ke arah lain. Sedangkan para penyerbu saat ini terus mengalami kerugian besar," kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.

Sementara itu, Kota Kherson yang dikuasai Rusia menolak pendudukan Rusia.

Bahkan, pasukan Rusia terpaksa mengumpulkan lebih banyak militernya serta anggota Pengawal Rusia demi menjaga kota tersebut agar tetap berada di bawah kendalinya.

Staf Umum mengatakan sekitar 150 orang dari Ossetia Selatan dipindahkan ke wilayah Republik Otonomi Krimea yang diduduki sementara.

Pemindahan tersebut dilakukan sebagai tindakan lebih lanjut di wilayah tetangga Ukraina.

Selain itu, langkah-langkah memobilisasi penduduk dari Ossetia Selatan diberlakukan guna lebih melibatkan mereka dalam perang dengan Ukraina secara diam-diam juga telah tercatat.

Pergeseran perusahaan pertahanan Rusia dan kompleks industri yang terlibat dalam produksi rudal ke operasi sepanjang waktu, membuktikan pengurangan yang signifikan dalam gudang senjata rudal.

Baca: Zelenskyy Sebut Ukraina Siap Jadi Negara Netral demi Berdamai dengan Rusia

Proses substitusi impor sendiri akan memiliki efek yang panjang, mengingat sanksi internasional yang melarang pasokan produk teknologi tinggi ke Rusia.

Hal itu lantaran tak ada prospek jangka pendek untuk manufaktur domestik peralatan elektronik berteknologi tinggi, yang merupakan komponen penting dari produksi rudal.

Diketahui, pemimpin militer Rusia saat ini tengah berusaha mengumpulkan cadangan dan memulihkan kemampuan tempur unit-unit yang mengalami kerugian selama bulan pertama perang.

Sementara itu, unit-unit Angkatan Bersenjata Ukraina terus melakukan operasi pertahanan dan melakukan serangan balik yang diklaim sukses di beberapa daerah.

Sebelumnya, Ukraina mengklaim total kerugian tempur Rusia sejak dimulainya invasi pada 24 Februari hingga 28 Maret adalah sekitar 17.000 personel, 586 tank, 1.694 kendaraan personel lapis baja, 302 sistem artileri, 95 MLRS, 54 sistem perang anti-pesawat, 123 pesawat, dan 127 helikopter.

Baca: Fase Baru Dimulai, Ukraina Kini Gantian Gempur Pasukan Rusia

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)

Baca selengkapnya terkait invasi Rusia di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved