TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pasukan Ukraina mengklaim telah mengambil alih daerah pinggiran ibu kota Ukraina, Kiev, dari tangan Rusia.
Tidak hanya itu, sebuah kota yang berada di Ukraina timur juga diklaim telah jatuh kembali ke tangan Ukraina.
Irpin, kota yang berada di barat laut Kiev, turut direbut dari pasukan pendudukan Rusia.
Wali Kota Irpin mengatakan kota tersebut menjadi tempat berlangsungnya pertempuran sengit di area sekitar Kiev.
Pada hari Senin dia mengatakan Irpin telah dibebaskan dari pasukan Rusia.
Sementara itu, perundingan antara Ukraina dan Rusia akan digelar di Istanbul, Turki, pada hari ini, Selasa, (29/3/2022).
Mengutip pemberitaan Associated Press, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan negaranya siap menyatakan kenetralannya seperti yang diminta Rusia.
Baca: Konser Amal Kemanusiaan Bertajuk Save Ukraina - #StopWar Akan Disiarkan di 15 Kota di Dunia
Ukraina juga siap mendiskusikan wilayah Donbas di Ukraina timur yang disengketakan oleh pemerintah Kiev dan kelompok separatis.
Seorang pejabat pertahanan Amerika Serikat (AS) mengatakan Ukraina telah mengambil alih Kota Trostyanets yang berada di selatan Sumy.
Secara anonim, pejabat itu mengatakan gerak maju pasukan Rusia di dekat Kiev terhenti.
Pasukan Rusia kini sebagian besar berada pada posisi bertahan atau defensif.
Menurutnya, pasukan Rusia tidak lagi melakukan operasi militer besar-besaran di Kiev.
Kini mereka lebih memprioritaskan wilayah Donbas yang mayoritas berisi penduduk yang berbahasa Rusia.
Baca: Fase Baru Dimulai, Ukraina Kini Gantian Gempur Pasukan Rusia
Pekan lalu Rusia diduga telah mengubah tujuan perangnya di Rusia karena tidak lagi bersikeras menduduki Kiev.
Rusia juga mengatakan bahwa tujuan utamanya adalah mengambil alih daerah Donbas.
Strategi itu diduga menjadi langkah yang dipilih Presiden Rusia Vladimir Putin untuk "menyelamatkan mukanya".
Pasukan Rusia dilaporkan kesusahan menghadapi perlawanan sengit dari para pejuang Ukraina.
Namun, strategi baru Rusia itu juga menimbulkan kekhawatiran bagi rakyat Ukraina.
Hal ini karena Putin diduga ingin memecah Ukraina menjadi dua bagian, seperti Korea Utara dan Korea Selatan.
Baca: Intelijen Kiev Sebut Rusia Ingin Pecah Ukraina Jadi 2 Bagian seperti Korea Utara dan Korea Selatan
Baca: Tak Lagi Ngotot Merebut Ibu Kota Ukraina, Rusia Kini Fokuskan Wilayah Donbas?
Dalam beberapa hari ini, pasukan Ukraina telah memukul mundur pasukan Rusia di beberapa wilayah.