Banyak Bantuan Dikirim ke Ukraina, Joe Biden Memuji: NATO Tak Pernah Sekompak Ini

Para pemimpin NATO setuju untuk mengirimkan lebih banyak pasukan guna melindungi Eropa Timur.


zoom-inlihat foto
Presiden-Joe-Biden-menghadiri.jpg
LUDOVIC MARIN / AFP
Presiden Joe Biden menghadiri pertemuan Uni Eropa di Brussels, Belgia, Kamis, 24 Maret 2022.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memuji kekompakan anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Kamis, (24/3/2022).

Pujian itu diucapkannya saat menghadiri rapat NATO dan sekutunya yang berlangsung di Brussels, Belgia.

Dalam rapat itu, para pemimpin NATO setuju untuk mengirimkan lebih banyak pasukan guna melindungi Eropa Timur.

Selain itu, akan ada lebih banyak bantuan militer yang diberikan kepada Ukraina untuk melawan tentara Rusia.

Kendati demikian, Joe Biden sebelumnya sempat menegaskan bahwa NATO tidak akan mengirimkan pasukan ke Ukraina.

"NATO tidak pernah, tidak pernah lebih kompak daripada saat ini," kata Biden dikutip dari Euronews.

"Putin mendapatkan kebalikan dari apa yang dia inginkan."

Baca: Minta Warga Sipil di Mariupol Dievakuasi, PBB: Pintu Neraka Harus Dibuka

Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan menaiki pesawat Air Force One Boeing 747 setelah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, di Bandara Cointrin, Jenewa, Swiss, Rabu, 16 Juni 2021.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan menaiki pesawat Air Force One Boeing 747 setelah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, di Bandara Cointrin, Jenewa, Swiss, Rabu, 16 Juni 2021. (MARTIAL TREZZINI / POOL / AFP)

Biden mengatakan Rusia seharusnya dikeluarkan dari Group of Twenty (G20).

Dalam rapat itu, dibahas juga langkah yang akan diambil seandainya Rusia menggunakan senjata kimia di Ukraina.

"Jawaban saya, ya, tergantung pada G20," kata Biden ketika ditanyai apakah Rusia harus dikeluarkan, dikutip dari Reuters.

Biden juga berkata apabila negara-negara seperti Indonesia dan lainnya tidak menyetujui dikeluarkannya Rusia, maka menurutnya Ukraina harus diizinkan menghadiri pertemuan G20.

Melansir pemberitaan PBS, Biden dan sekutu Baratnya berjanji akan menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia atas invasinya ke Rusia.

Baca: 12 WNI yang Dievakuasi dari Ukraina Tiba di Jakarta, 23 Sisanya Masih Bertahan

Namun, Biden kembali menegaskan bahwa AS dan NATO tidak akan mengerahkan pasukan ke Ukraina.

Presiden Ukraina Zelenskiy berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh AS dan sekutunya.

Zelenskiy juga meminta bantuan jauh lebih banyak daripada yang sekarang ini diberikan oleh negara-negara Barat.

"Satu persen dari seluruh pesawat kalian, satu persen dari seluruh tank kalian," kata Zelenskiy dikutip dari PBS.

"Kami tidak dapat membelinya. Ketika kami memiliki semua ini, itu akan memberi kami, sama seperti kalian, keamanan 100 persen."

Biden mengatakan akan ada lebih banyak bantuan yang mengalir ke Ukraina.

Baca: WHO Sebut Sudah Ada Puluhan Serangan terhadap Rumah Sakit di Ukraina

Baca: Zelenskiy Minta Seluruh Warga Dunia Berkumpul di Alun-Alun & Jalan untuk Dukung Ukraina

Kendati demikian, negara-negara Barat juga menginginkan agar berhati-hati agar tidak membuat konflik di Ukraina menyebar ke negara lain.

Sementara itu, Ukraina dan Rusia baru-baru ini mengonfirmasi adanya "pertukaran tawanan" sejak invasi dimulai.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang konflik Ukraina-Rusia di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved