Polemik Pernyataan Pendeta Saifuddin Ibrahim, Ketua Komisi VIII DPR Turut Angkat Bicara

Pendeta Saifuddin Ibrahim diduga menistakan agama Islam melalui unggahan video yang ia buat.


zoom-inlihat foto
1-Saifuddin.jpg
YouTube
Polemik Pernyataan Pendeta Saifuddin Ibrahim, Ketua Komisi VIII DPR Turut Angkat Bicara


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pendeta Saifuddin Ibrahim tengah menjadi sorotan publik lantaran pernyataan kontroversinya.

Dia meminta Kementerian Agama RI menghapus 300 ayat di dalam Al Quran karena dianggap mengajarkan radikalisme.

Pernyataan itu pun langsung membuat heboh.

Dikutip dari Tribunnews, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mendesak aparat untuk segera menangkap Pendeta Saifuddin Ibrahim.

"Videonya sudah viral dan jelas jelas menista Umat Islam. Aparat harus segera menangkap dan menindak tegas Pendeta Saefudin Ibrahim," ujar Yandri, Kamis, (17/3/2022).

Wakil Ketua Umum PAN tersebut juga mengecam pernyataan Saefuddin yang mengatakan pesantren sebagai sumber teroris.

Saifuddin Ibrahim
Saifuddin Ibrahim (Istimewa)

Baca: Saifuddin Ibrahim

"Pernyataan ini menyakiti Ulama dan Kyai yang selama ini mendidik para santri untuk mengabdi pada umat, bangsa dan negara," imbuhnya.

Yandri menegaskan bagi umar Islam Indonesia, toleransi serta menghargai perbedaan antar umat beragam sangatlah penting.

"Jangan beri ruang sedikit pun bagi mereka yang mengusik dan memprovokasi kehidupan beragama yang sudah berjalan baik di Indonesia," tutur Yandri.

Di sisi lain, Plt Kepala Biro Humas dan Informasi Kemenag Thobib Al Asyar memastikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tidak mengenal Saifuddin.

Hal tersebut lantaran dalam sebuah video Saifuddin mengungkapkan berulangkali tentang kehidupan keagamaan di Indonesia kepada Menag Yaqut Cholil Qoumas.

“Gus Menteri tidak kenal dengan Pendeta Saifuddin Ibrahim," ungkap Thobib melalui keterangan tertulis, Rabu (16/3/2022).

Melalui video tersebut, Pendeta Saifuddin menyinggung masalah kurikulum pesantren serta mengaitkannya dengan radikalisme.

Thobib menuturkan selama ini tidak pernah ada pertemuan resmi antara Pendeta Saifuddin dan Yaqut.

Pendeta Saifuddin Ibrahim
Pendeta Saifuddin Ibrahim (Youtube Saifuddin Ibrahim)

Baca: Menag Yaqut Sebut Sertifikasi Halal Bukan Lagi Diselenggarakan MUI, Tapi Pemerintah

Bahkan, ia juga tidak menemukan dalam buku catatan tamu soal agenda pertemuan Menag dan Saifuddin.

"Gus Menteri tidak pernah mendengar apa yang diklaim Pendeta Saifuddin berulangkali dikatakan ke Menag," tutur Thobib.

Lebih jauh, Thobib juga sangat menyayangkan pernyataan dari Saifuddin.

Menurutnya apa yang disampaikan Saifuddin terkait ayat Al Quran dan pesantren merupakan hal yang salah.

"Tidak pada tempatnya Pendeta Saifuddin mengklaim pesantren melahirkan kaum radikal. Dia lupa bahwa Gus Menteri terlahir dari lingkungan pesantren dan juga keluarganya memiliki pesantren," jelas Thobib.

Dia menyebut selama ini Yaqut juga tidak sependapat dengan pernyataan Saifuddin.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved