TRIBUNNEWSWIKI.COM - Doni Salmanan yang saat ini sudah menjadi tersangka kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option Quotex benar-benar terancam dimiskinkan Bareskrim Polri.
Aset milik Doni Salmanan yang berada di kediamannya di daerah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat mulai disita oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
Penyidik Bareksrim Polri telah menyita mobil mewah dan belasan motor gede (moge) milik Doni Salmanan.
Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Reinhard Hutagaol membenarkan hal tersebut.
"Iya benar ada giat penyitaan aset milik DMT alias DS," kata Reinhard saat dikonfirmasi, Senin (14/3/2022), dikutip dari Tribunnews.
Akan tetapi, Reinhard masih enggan merinci detil aset-aset milik Doni Salmanan yang disita oleh penyidik Bareskrim Polri.
Reinhard hanya membenarkan foto-foto penyitaan aset Doni Salmanan yang telah beredar luas.
Baca: Doni Salmanan
Baca: Alasan Arief Muhammad Tak Akan Kembalikan Uang Jual Beli Mobil Doni Salmanan
Tampak ada sebuah mobil merek Porsche warna biru muda yang disita.
Lalu, ada juga mobil lainnya milik Doni Salmanan yang disita.
Pada foto yang beredar, penyidik terlihat sedang melakukan penyitaan mobil Porsche berwarna biru milik Doni Salmanan.
Mobil Prosche yang dibeli Doni dari Arief Muhammad tersebut diangkut ke truk.
Ada juga sejumlah motor dan motor gede (moge) milik Doni yang disita.
Dalam foto yang beredar, tampak motor gede milik Doni Salmanan berjejer saat proses penyitaan.
Terdapat berbagai jenis merek dan warna motor yang diboyong penyidik ke atas truk.
Sementara itu, Reinhard berujar bahwa pihaknya masih terus melakukan penyitaan aset milik Doni Salmanan.
Namun, dia belum bisa memberikan rincian detil kendaraan yang sudah disita tersebut
"Detil menyusul. Tapi itu benar ada beberapa mobil, belasan motor," kata Reinhard.
Terancam 20 Tahun Penjara
Doni Salmanan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option Quotex.
Dia menjadi tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, pada Selasa, (8/3/2022).