AS Khawatir Rusia Bakal Rebut Bahan Penelitian Biologis di Ukraina untuk Membuat Senjata Biologis

Invasi Rusia-Ukraina membuat khawatir AS karena diduga Rusia bakal rebut bahan penelitian biologis di Ukraina untuk membuat senjata biologis.


zoom-inlihat foto
Prajurit-Ukraina-siap-diserang-Rusia.jpg
Daniel LEAL / AFP
Prajurit Ukraina berdiri di dekat pengangkut personel lapis baja BTR-3 di barat laut Kyiv pada 24 Februari 2022. - Chechnya turut mengerahkan pasukannya di Ukraina. Mendesak warga Ukraina untuk menggulingkan pemerintah.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa pihaknya bekerja dengan Ukraina untuk mencegah invasi pasukan Rusia dari menyita bahan penelitian biologis, Selasa (8/3/2022).

Hal itu lantaran pemerintah khawatir akan ada aktor yang tidak bermoral, mungkin mencoba menggunakan barang-barang tersebut untuk membuat senjata biologis.

Hal itu dilontarkan pejabat senior Kementerian Luar Negeri AS, Victoria Nuland kepada anggota parlemen AS pada sidang ketika ditanya langsung apakah Ukraina memiliki senjata biologis.

"Ukraina memiliki fasilitas penelitian biologis, yang sebenarnya kami sekarang cukup khawatir balatentara Rusia, pasukan Rusia, mungkin berusaha untuk mendapatkan kendali," kata Victoria.

"Jadi kami bekerja dengan Ukraina tentang bagaimana mereka dapat mencegah bahan penelitian itu jatuh ke tangan pasukan Rusia jika mereka mendekat," ungkap dia, dikutip dari AFP.

Melansir Kompas.com, Senator AS Marco Rubio mencatat adanya laporan "propaganda Rusia" yang mengklaim penemuan plot bahwa Ukraina akan melepaskan senjata biologis dengan koordinator dari NATO.

Victoria Nuland dan Duta Besar Geoffrey Pyatt saat Nuland berkunjung ke Kiev, Desember 2013
Victoria Nuland dan Duta Besar Geoffrey Pyatt saat Nuland berkunjung ke Kiev, Desember 2013

Baca: Rusia Nekat Serang Rumah Sakit Ukraina, WHO Angkat Bicara

Terkait adanya serangan senjata biologis atau kimia akan terjadi di dalam Ukraina, dan Rusia akan berada di belakangnya, Nuland menegaskan tidak ada.

"Tidak ada keraguan dalam pikiran saya, senator", kata Nuland.

"Dan, itu adalah teknik klasik Rusia untuk menyalahkan orang lain atas apa yang mereka rencanakan sendiri," ucap dia.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Rusia bercuit di Twitter bahwa pasukan Rusia menemukan bukti bahwa Kyiv membasmi jejak program militer-biologis di Ukraina yang dibiayai oleh AS.

Sementara itu, sebuah lembaga pemikir yang berkantor pusat di Washington, Dewan Atlantik, menyebut bahwa Kremlin berusaha membenarkan invasinya dengan mendorong narasi palsu bahwa Ukraina tengah mengembangkan dirty bombs dan senjata biologis.

Dewan tersebut mengatakan tidak ada bukti bahwa Ukraina menciptakan senjata semacam itu.

Baca: McDonalds, Starbucks, dan Coca-Cola Menutup Semua Gerainya di Rusia

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)

Baca selengkapnya terkait Perang Rusia vs Ukraina di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved