TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penyerang muda Manchester United, Mason Greenwood, ditahan atas dugaan kasus penganiayaan kekasihnya sendiri, Harriet Robson.
Dugaan tersebut muncul pasca-beredarnya gambar dan rekaman suara yang berasal dari akun Instagram Harriet Robson.
Di akun Instagramnya, sang kekasih sempat menampilkan luka hingga trauma yang dialaminya, akibat penganiayaan terduka pelaku, Mason Greenwood.
Atas insiden tersebut, Kepolisian Manchester Raya langsung bereaksi cepat. Mereka mendatangi pihak-pihak terkait kasus yang viral di Inggris itu.
Dikutip dari Metro, pihak kepolisian Manchester Raya mengonfirmasi jika mereka kini menahan Mason Greenwood.
Penahanan sang pesepakbola itu dilakukan sebagai keperluan penyidikan lebih lanjut.
Baca: Ditetapkan Jadi Tersangka, Pelaku Penganiayaan Remaja di Depan Minimarket Ternyata Kader PDIP
Mengutip Super Skor, polisi menduga Mason Greenwood ini terlibat kasus penganiayaan dan rudapaksa kepada Harriet Robson.
Saat ini, Greenwood masih dalam penanganan pihak kepolisian guna menggali informasi lebih lanjut.
Dugaan kasus penganiayaan yang menyeret sang winger muda ini juga dipantau oleh pihak Manchester United.
Setan Merah memutuskan untuk 'mencekal' sementara sang pemain.
Baca: Jadi Tersangka karena Bohong Hamil, Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP Gowa Ditahan
Diketahui, Manchester United merilis pengumuman di situs resmi klub bahwa Greenwood tak akan berlatih atau bermain bagi MU hingga pemberitahuan lebih lanjut.
"Mason Greenwood tak akan kembali berlatih atau bermain hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis pihak klub.
Pernyataan tersebut adalah kedua kalinya terkait kasus ini.
Diberitakan sebelumnya, MU juga mengeluarkan pernyataan yang intinya mengutuk keras segala perbuatan tak pantas yang dilakukan.
"Pernyataan Manchester United adalah kami telah mengetahui gambar dan tuduhan yang tengah beredar di media sosial," tulis jurnalis Laurie Whitwell melalui akun twitter pribadinya.
"Pihak klub tidak akan membuat komentar lebih lanjut sampai fakta telah ditetapkan nantinya," sambungnya.
"Manchester United tidak bisa memaafkan kekerasan dalam bentuk apapun," pungkas Laurine Whitwell.
Baca: Brigadir SL, Korban Penganiayaan Kapolres Nunukan Minta Maaf karena Viralkan Video Dirinya Dianiaya
Baca: Mason Greenwood
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)
Baca selengkapnya terkait Mason Greenwood di sini