TRIBUNNEWSWIKI.COM - Putra dari aktris sekaligus sutradara asal Amerika Serikat (AS) Regina King, Ian Alexander Jr. meninggal dunia pada usia 26 tahun karena bunuh diri.
Dikutip TribunnewsWiki dari Variety, pada Minggu (23/1/2022), kematian Alexander ini telah dikonfirmasi oleh perwakilan hubungan masyarakat Regina King.
Regina King berujar bahwa meninggalnya putra tercintanya ini merupakan pukulan berat baginya dan keluarganya.
"Keluarga kami hancur pada tingkat terdalam oleh hilangnya Ian," kata Regina King dalam sebuah pernyataan.
"Dia adalah cahaya terang yang sangat peduli dengan kebahagiaan orang lain. Keluarga kami meminta pertimbangan hormat selama waktu pribadi ini. Terima kasih," lanjut Regina King.
Baca: Anak Penyanyi Sinead OConnor Ditemukan Meninggal Dunia setelah Hilang 2 Hari
Baca: Bintang Sitkom Full House Bob Saget Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel
Profil Ian Alexander Jr.
Ian Alexander Jr. lahir pada 19 Januari 1996.
Dia adalah anak tunggal Regina King, buah pernikahannya dengan produser musik Ian Alexander.
Pasangan tersebut telah bercerai pada 2007 setelah sepuluh tahun menikah.
Ian Alexander Jr. merupakan seorang musisi sekaligus Disc Jockey (DJ).
Tampil di bawah nama Desduné, Alexander telah bersiap untuk melakukan beberapa pertunjukan di Los Angeles akhir bulan ini.
Single terbarunya, "Green Eyes," baru saja dirilis pada 7 Januari 2022 lalu.
Regina King membagikan lagu tersebut di Instagram-nya minggu lalu sebagai bentuk dukungan pada putranya ini.
Baca: Pertama Kali di Indonesia, 2 Pasien Omicron Meninggal Dunia
Ian Alexander Jr. sering terlihat menemani ibunya di acara red carpet, termasuk LACMA Art+ Film Gala dan berbagai acara penghargaan.
Baru-baru ini, dia muncul bersama King untuk membantu memperingati pencapaian ibunya dalam dunia hiburan di upacara Hollywood Walk of Fame-nya pada Oktober 2021.
"Dia hanya seorang ibu yang super," kata Alexander kepada E! News dalam wawancara karpet merah bersama King di Golden Globe Awards pada tahun 2019.
"Dia tidak benar-benar membiarkan hari kerja yang buruk atau apa pun kembali dan merusak waktu yang kita miliki. Sungguh luar biasa memiliki seorang ibu yang dapat saya nikmati menghabiskan waktu bersama."
Kontak bantuan
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.