PPKM Level 3 Nataru Dibatalkan, Syarat Perjalanan Akan Tetap Diperketat

PPKM Level 3 resmi dibatalkan, hal itu diungkapkan langsung oleh Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan.


zoom-inlihat foto
Polda-Metro-Jaya-Tambah-Titik-Penyekatan-PPKM-Darurat.jpg
Tribunnews/Herudin
Petugas gabungan Polisi, TNI, Dishub, dan Satpol PP melakukan penyekatan sebelum underpass Jalan Jenderal Basuki Rachmat atau yang dikenal dengan Underpass Basura, Jakarta Timur, Kamis (15/7/2021). Polisi menambah titik penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat termasuk sebelum Underpass Basura untuk mengurangi mobilitas warga.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Rencana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 seluruh Indonesia saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) resmi dibatalkan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.

Dikutip dari Tribunnews.com, pembatalan itu diganti dengan kebijakan yang lebih seimbang.

Namun di sisi lain, syarat perjalanan akan tetap diperketat.

Selain itu, aktivitas testing serta tracing akan terus digencarkan selama libur Nataru.

“Syarat perjalanan akan tetap diperketat, terutama di perbatasan untuk penumpang dari luar negeri."

Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers PPKM yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/9/2021).
Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers PPKM yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/9/2021). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Baca: PPKM Level 3 di Seluruh Wilayah Indonesia Diumumkan Menko PMK Muhadjir, Kini Dibatalkan oleh Luhut

"Namun, kebijakan PPKM di masa Nataru (Natal dan Tahun Baru) akan dibuat lebih seimbang dengan disertai aktivitas testing dan tracing yang tetap digencarkan,” jelas Luhut, dikutip dari laman resmi Kemenko Marves, maritim.go.id, Selasa (7/12/2021).

Kendati begitu, libur Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi berdasarkan peraturan yang berlaku disertati dengan sejumlah pengetatan.

Pembatalan PPKM level 3 saat Nataru diambil dari pencapaian vaksinasi dosis 1 di Jawa-Bali yang mencapai 76 persen serta dosis 2 yang menyentuh angka 56 persen.

Vaksinasi lansia juga terus dilakukan hingga saat ini sudah mencapai 64 persen dan 42 persen untuk dosis 1 dan 2 di Jawa-Bali.

Proses vaksinasi itu juga diimbangi dengan penganan pandemi Covid-19 sehingga terjadi tren perubahan level PPKM di kabupaten Jawa-Bali.

Dari data assessmen per 4 Desember menunjukkan, jumlah kabupaten kota yang tersisa di level 3 hanya sekitar 9,4 persen dari total kabupaten atau kota di Jawa-Bali atau hanya 12 kabupaten atau kota saja.

Kendaraan terjebak kemacetan di exit tol Semanggi, Tol Dalam Kota Jakarta, Senin (5/7/2021). Selain melakukan penyekatan di ruas jalan arteri, petugas gabungan juga melakukan penyekatan di beberapa ruas titik Jalan Tol seperti di Tol Dalam Kota Jakarta untuk membatasi mobilitas warga saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung hingga 20 Juli 2021. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kendaraan terjebak kemacetan di exit tol Semanggi, Tol Dalam Kota Jakarta, Senin (5/7/2021). Selain melakukan penyekatan di ruas jalan arteri, petugas gabungan juga melakukan penyekatan di beberapa ruas titik Jalan Tol seperti di Tol Dalam Kota Jakarta untuk membatasi mobilitas warga saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung hingga 20 Juli 2021. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca: Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 saat Nataru, Begini Syarat Naik Pesawat yang Berlaku

Syarat Perjalanan

Melansir dari Kompas.com, meski penerapan PPKM level 3 seluruh Indonesia dibatalkan, namun syarat perjalanan tetap diperketat.

Luhut menyampaikan syarat perjalanan tersebut ialah wajib vaksinasi lengkap disertai dengan hasil antigen negatif maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Khusus bagi orang dewasa yang belum mendapatkan vaksin lengkap ataupun tidak dapat divaksin lantaran alasan medis tidak diperbolehkan untuk bepergian jarak jauh.

Sedangkan, bagi anak-anak dapat melakukan perjalanan dengan syarat yang lebih ketat.

Di antaranya, telah melakukan PCR yang berlaku 3x24 jam untuk perjalanan udara atau antigen 1x24 jam khusus perjalanan darat atau laut.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal PPKM di sini

 











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved