PPKM Level 3 di Seluruh Wilayah Indonesia Diumumkan Menko PMK Muhadjir, Kini Dibatalkan oleh Luhut

Pembatalan PPKM Level 3 pada periode Natal dan tahun baru di semua wilayah di Indonesia disambut baik oleh masyarakat tanah air.


zoom-inlihat foto
Muhadjir-dan-Luhut.jpg
Kolase TribunnewsWiki/Kompas.com/Tribunnews.com
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pembatalan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 pada periode Natal dan tahun baru (Nataru) di semua wilayah di Indonesia disambut baik oleh masyarakat tanah air.

Salah satu yang menyambut baik keputusan pemerintah tersebut ialah influencer sekaligus dokter, Tirta Mandira Hudhi atau yang akrab disebut dr Tirta.

Bahkan, dr. Tirta mengucapkan terima kasih kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan karena telah membatalkan PPKM level 3 seluruh Indonesia saat Nataru.

Tirta menyebut bahwa dengan pembatalan kebijakan tersebut, ia dan teman-temannya akhirnya bisa berjualan di akhir tahun lagi.

"PPKM level 3 resmi batal! Aku karo konco-koncoku iso dagang year end sale meneh! (saya sama teman-temanku bisa dagang year end sale lagi). Suwun (terima kasih) ya pakde @luhut.pandjaitan," kata dr Tirta, dikutip TribunnewsWiki dari akun Instagram-nya, @dr.tirta, Selasa (7/12/2021).

Sebagaimana yang diketahui, PPKM level 3 untuk seluruh wilayah di Indonesia selama masa libur hari raya Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) pertama kali diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy pada Rabu (17/11/2021).

Muhadjir Effendy mengatakan bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk memperketat pergerakan orang dan mencegah lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Nataru.

"Selama libur Nataru, seluruh Indonesia akan diberlakukan peraturan dan ketentuan PPKM Level 3," kata Muhadjir saat memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Antisipasi Potensi Peningkatan Kasus Covid-19 pada Libur Nataru, secara daring pada Rabu (17/11/2021).

Baca: Luhut Binsar Pandjaitan

Baca: Muhadjir Effendy

Hal itu dilakukan lantaran libur Natal dan tahun baru diprediksi akan meningkatkan mobilitas masyarakat.

Muhadjir berujar seluruh wilayah di Indonesia, baik yang berstatus PPKM level 1 maupun 2, akan disamaratakan dengan menerapkan aturan PPKM level 3.

"Sehingga ada keseragaman secara nasional. Sudah ada kesepakatan, aturan yang berlaku di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali nanti akan diseragamkan," kata Muhadjir.

Rencananya, kebijakan PPKM level 3 Nataru berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Bahkan, keputusan tersebut sempat dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 tahun 2021 yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Jakarta pada 22 November 2021.

Baca: Sejumlah Imbauan Jokowi soal PPKM Level 3 dan Antisipasi Lonjakan Covid-19 Jelang Natal-Tahun Baru

Baca: Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru, Pesta Kembang Api dan Pawai Dilarang

Dibatalkan Luhut

Terkini, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM level 3 saat Nataru.

Luhut berujar pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah Indonesia dalam rangka menjelang momen Nataru.

"Penerapan level PPKM selama Natal dan tahun baru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan," kata Luhut dalam keterangan pers tertulis, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (7/12/2021).

Pertimbangan pengambilan keputusan terbaru ini, kata Luhut, berdasarkan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang menunjukkan perbaikan signifikan.

Luhut menjelaskan bahwa Indonesia sejauh ini berhasil menekan angka kasus konfirmasi Covid-19 harian dengan stabil di bawah angka 400 kasus.

Dalam beberapa hari ke belakang, kasus aktif dan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit juga menunjukkan tren penurunan.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved