Sejumlah Imbauan Jokowi soal PPKM Level 3 dan Antisipasi Lonjakan Covid-19 Jelang Natal-Tahun Baru

Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah lonjakan Covid-19 jelang libur Natal dan tahun baru.


zoom-inlihat foto
Jokowi-impor-beras.jpg
Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo. Pemerintah menyusun sejumlah langkah guna mencegah lonjakan Covid-19 jelang libur Natal dan tahun baru.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah menyusun sejumlah langkah guna mencegah lonjakan Covid-19 jelang libur Natal dan tahun baru.

Berkaca dari pengalaman yang lalu, libur panjang mengakibatkan kenaikan mobilitas masyarakat sehingga meningkatkan penularan virus corona.

Upaya yang disiapkan pemerintah mulai dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh wilayah, penyiapan rumah sakit, hingga percepatan vaksinasi.

Presiden Joko Widodo mewanti-wanti jajarannya agar menjalankan upaya tersebut secara serius.

Kendati situasi pandemi virus corona di Indonesia sudah menunjukkan perbaikan, ia tidak ingin ada lagi peningkatan Covid-19 akibat libur Natal dan tahun baru.

"Salam sepekan terakhir kasus aktif kita menurun 892 kasus dari 9.018 kasus di 14 November menjadi 8.126 kasus di 21 November, dan untuk penambahan kasus baru rata-rata 362 kasus setiap harinya," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas evaluasi PPKM bersama para menteri di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/11/2021).

"Dan kita sebentar lagi juga akan masuk ke libur Natal-tahun baru yang kita tahu pada saat ini kasus Covid di Eropa semuanya naik," ucap dia.

Presiden Joko Widodo. Pemerintah menyusun sejumlah langkah guna mencegah lonjakan Covid-19 jelang libur Natal dan tahun baru.
Presiden Joko Widodo. Pemerintah menyusun sejumlah langkah guna mencegah lonjakan Covid-19 jelang libur Natal dan tahun baru. (Humas Setkab/Agung)

PPKM Level 3

Jokowi meminta agar masyarakat  mendapatkan edukasi terkait rencana pemerintah menerapkan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Tanah Air.

Dirinya mendorong menteri menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di sejumlah negara, termasuk kenaikan kasus di Eropa, sebagai dasar pemerintah menerapkan PPKM level 3 di seluruh daerah.

Jokowi mengungkap, ada beberapa pihak yang menolak rencana pemerintah untuk menerapkan PPKM level 3.

"Ada beberapa yang menolak pemberlakuan PPKM Level 3 ini karena memang menginginkan situasi menjadi normal kembali," kata Jokowi.

Baca: Daftar Daerah PPKM Berstatus Level 3 di Luar Jawa-Bali

Baca: PPKM Level 3 Libur Nataru, Pemerintah Tak Lakukan Penyekatan, Tapi Perketat Mobilitas Masyarakat

Jokowi juga mengingatkan bahwa lonjakan pandemi akan berakibat pada penurunan ekonomi.

"Kita harus ingat bahwa apa pun, utamanya pariwisata di Bali, memang terdampak paling dalam. Tapi juga perlu dijelaskan bahwa apabila situasi tidak terkendali justru akan memukul balik ekonomi dan pariwisata kita," kata dia.

Seperti diketahui PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia akan berlaku mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2021.

Penyiapan RS

Jokowi juga meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan kesiapan rumah sakit, untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan Covid-19 karena Natal dan tahun baru.

"Saya minta Menkes untuk melakukan langkah-langkah antipasi untuk memastikan kesiapan RS, apabila terjadi lonjakan pasien sakit selama akhir Desember dan awal Januari 2022, terutama pemetaan situasi dan terutama di daerah yang berpotensi kasusnya meningkat," kata dia.

Percepatan vaksinasi

Kemudian Presiden menginstruksikan percepatab laju vaksinasi virus corona.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved