Enggan Ambil Risiko, Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru, 24 Desember 2021 - 1 Januari 2022

Pemerintah mengantisipasi potensi penularan Covid-19 yang kembali meningkat seperti pada akhir Juni 2021


zoom-inlihat foto
pos-penyekatan-PPKM-Level-4-di-Jalan-Raya-Bogor.jpg
TribunJakarta.com/Bima Putra
Tampak pos penyekatan PPKM Jalan Raya Bogor, Kecamatan Pasar Rebo perbatasan Jakarta Timur dengan Kota Depok, Rabu (28/7/2021)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan Indonesia bakal memberlakukan PPKM Level 3 saat periode Natal dan tahun baru.

Airlangga menjelaskan, pemerintah tidak mau ambil risiko bila momen yang terjadi pada akhir tahun tidak terkendali.

Pemerintah mengantisipasi potensi penularan Covid-19 yang kembali meningkat seperti pada akhir Juni 2021.

"Kita akan memberlakukan PPKM Level 3 antara tanggal 24 (Desember) sampai dengan 1 Januari. Jadi kita tidak mau ambil risiko dengan harapan kita bisa melampaui tikungan pertama, maka situasi ekonomi di Januari kita bisa terus dorong," kata Airlangga dalam Kompas100 CEO Forum, Kamis (18/11/2021), dikutip dari Kompas.com.

Kendaraan terjebak kemacetan di exit tol Semanggi, Tol Dalam Kota Jakarta, Senin (5/7/2021).
Kendaraan terjebak kemacetan di exit tol Semanggi, Tol Dalam Kota Jakarta, Senin (5/7/2021). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Airlangga megatakan, hal tersebut adalah langkah antisipatif, meski perayaan Natal dan tahun baru kali ini berbeda dengan perayaan  tahun lalu.

Tahun ini, sudah lebih banyak masyarakat mendapat vaksinasi.

Rinciannya, penerima vaksinasi dosis pertama digenjot mencapai 60 persen dan yang mendapat vaksinasi dosis kedua sudah menembus 40 persen secara nasional.

Angka tersebut berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Pada saat Delta varian naik, itu suntikan pertama mencapai 25 persen. Suntikan kedua sudah melampaui 40 persen. Tapi terkait pandemi Covid-19, situasi ke depan yang kita jaga adalah Natal dan Tahun Baru," beber Airlangga.

Baca: PPKM Level 3 Se-Indonesia Berlaku Mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022

Baca: Menko PMK: Selama Libur Nataru, se-Indonesia Diberlakukan PPKM Level 3

Kemudian, pemerintah akan terus mengakselerasi mekanisme gas dan rem untuk menangani pandemi Covid-19 hingga menurun signifikan.

Hingga kini kasus aktif Indonesia hanya 1 kasus per 100.000 penduduk.

Sementara, negara-negara maju tengah mengalami lonjakan kasus.

"Sekarang di Jerman, Inggris, AS, di atas 30.000 (kasus). Dengan demikian apa yang dilakukan pemerintah gas dan rem akan dilanjutkan. Kita akan rem pada saat tikungan," pungkas Airlangga.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved