Luhut Santai Dirinya Bakal Dilaporkan Soal Dugaan Bisnis PCR : Pakai Data, Itu Kan Kampungan

Jaringan Aktivis ProDemokrasi (ProDem) bakal melaporkan Luhut dan Menteri BUMN, Erick Tohir, ke Polda Metro Jaya soal bisnis PCR.


zoom-inlihat foto
Luhut-Binsar-Panjaitan-menko-marves-2A.jpg
instagram.com/luhut.pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi dengan santai kabar rencana pelaporan dirinya dalam kasus dugaan bisnis tes polymerase chain reaction (PCR) untuk Covid-19.

Jaringan Aktivis ProDemokrasi (ProDem) bakal melaporkan Luhut dan Menteri BUMN, Erick Tohir, ke Polda Metro Jaya soal bisnis PCR.

Luhut mengatakan, tudingan bisnis PCR yang akan dilaporkan itu harus berdasarkan alat bukti yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Kita juga harus belajar untuk bicara tuh dengan data, jangan pakai perasaan atau rumor gitu. Itu kan kampungan, kalau orang bicara pakai katanya-katanya," kata Luhut di Polda Metro Jaya, Senin (15/11/2021), dikutip dari Kompas.com.

Luhut mengaku dirinya juga siap diaudit terkait tudingan keterlibatannya dalam bisnis PCR.

"Capek-capekin aja kalau hanya untuk mencari popularitas. Paling diaudit langsung selesai. Saya sudah bilang diaudit saja segera," ungkap Luhut.

Petugas medis melakukan tes swab PCR kepada warga di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (23/7/2021). Pemerintah berencana melakukan peningkatan testing dan pelacakan atau tracing secara masif dalam waktu dekat. Upaya tes dan tracing tersebut rencananya akan dilakukan di kawasan padat penduduk di sejumlah wilayah. Tribunnews/Herudin
Petugas medis melakukan tes swab PCR kepada warga di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (23/7/2021). Pemerintah berencana melakukan peningkatan testing dan pelacakan atau tracing secara masif dalam waktu dekat. Upaya tes dan tracing tersebut rencananya akan dilakukan di kawasan padat penduduk di sejumlah wilayah. Tribunnews/Herudin (Tribunnews/Herudin)

Ketua Majelis Jaringan Aktivis ProDem, Iwan Sumule mengatakan, pelaporan terhadap Luhut dan Erick rencananya dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada Senin ini pukul 13.00 WIB.

"Sangat benar. (Atas) dugaan pelanggaran pidana Undang-Undang nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, kolusi, dan nepotisme pasal 5 angka 4," ujar Iwan saat dikonformasi.

Baca: Luhut dan Erick Thohir Dilaporkan karena Tudingan Bisnis PCR, KPK : Kami Dengar Suara Rakyat

Baca: Luhut Klaim PT GSI Bukan untuk Cari Untung, Tapi Demi Beramal PCR

Iwan menegaskan, pasal tersebut dapat menjerat Luhut dan Erick yang diduga terlibat dalam bisnis tes PCR dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

"Bisa menjerat Luhut dan Erick terkait kolusi dan nepotisme. Ancaman hukuman terhadap pelaku kolusi dan nepotisme yang diatur dalam UU Nomor 28 Tahun 1999 Pasal 21 dan 22 cukup tinggi. Penjara minimal dua tahun dan maksimal 12 tahun," ujar dia.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • AKBP Handik Zusen

    Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP Handik Zusen
  • AKBP Pujiyarto

    Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP Pujiyarto adalah
  • Risol Mayo

    Risol mayo adalah kuliner yang memiliki isian telur,
  • Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 41

    Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 41 telah dibuka pada
  • Yos Johan Utama

    Yos Johan Utama adalah dosen sekaligus rektor Universitas
Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved