Luhut dan Erick Thohir Dilaporkan karena Tudingan Bisnis PCR, KPK : Kami Dengar Suara Rakyat

KPK akan tetap mengikuti prosedur hukum terkait laporan dugaan kasus korupsi yang dituduhkan kepada dua menteri tersebut.


zoom-inlihat foto
Ketua-KPK-Firli-Bahuri-2.jpg
Tribunnews/Herudin
Ketua KPK, Firli Bahuri saat konferensi pers terkait operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus dugaan suap bantuan sosial (bansos) Covid-19 di Kantor KPK, Jakarta Selatan, Minggu (6/12/2020) dini hari.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memberikan respons terkait laporan dugaan bisnis tes polymerase chain reaction (PCR) yang melibatkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Firli menegaskan, KPK akan tetap mengikuti prosedur hukum terkait laporan dugaan kasus korupsi yang dituduhkan kepada dua menteri tersebut.

"KPK sangat mendengar suara rakyat, keinginan rakyat hanya satu bahwa negera Indonesia bebas dari praktik-praktik korupsi, kalau itu terjadi tentu KPK akan mengikuti prosedur ketentuan hukum," ujar Firli usai acara di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (11/11/2021), dikutip dari Kompas.com.

Firli menyatakan, pihaknya akan melakukan pengumpulan bukti setelah laporan itu masuk.

Dirinya juga memastikan bakal menindaklanjuti laporan itu jika memang ada tindak korupsi yang terjadi.

"Mencari keterangan dari pihak yang mengetahui, yang mendengar, yang melihat dan mengumpulkan bukti-bukti apakah betul ada tindak pidana korupsi atau tidak. Kalau betul ada tentu kita proses secara hukum," tegas Firli.

Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (instagram.com/luhut.pandjaitan)

Diberitakan sebelumnya, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) melaporkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (4/11/2021).

Baca: Luhut Klaim PT GSI Bukan untuk Cari Untung, Tapi Demi Beramal PCR

Baca: Luhut Bantah Ambil Untung dari Bisnis PCR, Klaim Dorong Penggunaan Antigen : Saya Dorong Agar Murah

Wakil Ketua Umum Partai Prima Alif Kamal mengungkapkan, laporan tersebut berdasarkan hasil investigasi pemberitaan media terkait dugaan adanya keterlibatan pejabat negara dalam bisnis PCR.

"Sebenarnya yang beredar di media itu sudah banyak, investigasi dari Tempo minimal," ujar Alif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • AKBP Handik Zusen

    Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP Handik Zusen
  • AKBP Pujiyarto

    Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP Pujiyarto adalah
  • Risol Mayo

    Risol mayo adalah kuliner yang memiliki isian telur,
  • Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 41

    Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 41 telah dibuka pada
  • Yos Johan Utama

    Yos Johan Utama adalah dosen sekaligus rektor Universitas
Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved