Polri Sebut Karyawan Pinjol Ilegal Digaji Rp15 Juta—Rp20 Juta per Bulan dan Diberi Tempat Tinggal

Polri menyebut pemodal perusahaan pinjol ilegal ini berinisial ZJ dan merupakan warga negara asing.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-pinjaman-online.jpg
Tribunnewswiki/Saradita
Ilustrasi pinjaman online


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berdasarkan penyelidikan Bareskrim Polri, terungkap bahwa karyawan sindikat pinjaman online (pinjol) ilegal mendapatkan gaji Rp15 juta—Rp20 juta tiap bulan.

Tak hanya itu, karyawan yang bertugas sebagai penagih utang dan SMS blaster ini juga memperoleh fasilitas tempat tinggal.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Helmy Santika, Jumat (15/10/2021 di Bareskrim Polri, Jakarta.

Helmy menyebut pemodal dari perusahaan pinjol ilegal ini berinisial ZJ dan merupakan warga negara asing.

ZJ tinggal di Tangerang, Banten. Dia kini masuk dalam masuk dalam daftar pencarian orang.

Helmy mengatakan polisi masih terus mendalami perusahaan yang didanai ZJ.

Dia menyebut alat-alat yang digunakan para karyawan pinjol berasal dari luar negeri.

Baca: Jokowi Minta Penerbitan Pinjaman Online Ditunda : 68 Juta Rakyat Terdaftar, Uang Berputar Rp 260 T

Tim Krimsus Satreksrim Polres Metro Jakarta Barat menggerebek kantor fintech penyedia pinjaman online ilegal di Sedayu Square Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (13/10/2021).
Tim Krimsus Satreksrim Polres Metro Jakarta Barat menggerebek kantor fintech penyedia pinjaman online ilegal di Sedayu Square Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (13/10/2021). (Dok. Polres Metro Jakbar)

"Tentu kami akan mempelajari semua, bagaimana peralatan ini bekerja, dari mana. Tentu kami bekerja sama (dengan Bea Cukai), karena ini bukan buatan dalam negeri," kata Helmy dikutip dari Kompas.

Sebanyak tujuh orang di tujuh lokasi berbeda di Jakarta ditangkap oleh Penyidik Bareskrim Polri karena kasus pinjol ilegal.

Mereka bertugas sebagai penagih utang dan operator SMS blasting

4.874 Akun Pinjol Telah Ditutup

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyebut sudah ada sebanyak 4.874 akun pinjol ilegal yang ditutup oleh Kemenkominfo sejak tahun 2017. 

 "Tahun 2021 saja yang telah ditutup 1.856 yang tersebar di website, Google PlayStore dan YouYube, Facebook dan Instagram, serta di fil le sharing," kata Johnny  di Istana, Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Baca: Pinjaman Online Ilegal Makan Banyak Korban, Polisi Siap Berantas

Johnny mengatakan Presiden Joko Widodo meminta jajarannya segera bertindak karena sudah ada 68 juta warga Indonesia terdaftar sebagai pengguna akun financial technology (fintech)

Omzet atau perputaran dana pada sektor itu, kata dia, mencapai di atas Rp260 triliun.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso dan Menkominfo Johnny G Plate memberikan keterangan usai menghadiri rapat terbatas yang membahas punjaman online di Istana Kepresidenan, Jumat (15/10/2021)
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso dan Menkominfo Johnny G Plate memberikan keterangan usai menghadiri rapat terbatas yang membahas punjaman online di Istana Kepresidenan, Jumat (15/10/2021) (Kompas)

Jokowi telah memerintahkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan moratorium atau penundaan penerbitan izin fintech pinjol legal yang baru.

Sementara itu, Kominfo juga akan menangguhkan penerbitan penyelenggara sistem elektronik untuk pinjol.

Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengimbau masyarakat yang ingin meminjam uang sebaiknya mencari penyedia layanan pinjol yang telah terdaftar resmi.

Baca: Polisi Selidiki Kasus Guru Honorer di Semarang Terjerat Pinjaman Online Rp206 Juta

Baca: Maraknya SMS Tawaran Pinjaman Online dari Fintech Ilegal Perlu Diwaspadai, Mengapa?

Kini, kata Wimboh, terdapat 107 pinjol yang sudah terdaftar secara resmi di OJK.

"Kami imbau kepada masyarakat kalau minta pinjaman pilihlah yang terdaftar di OJK. Di website (OJK) itu ada 107 (yang terdaftar)," kata Wimboh setelah melakukan rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri terkait di Istana Kepresidenan, Jumat (15/10/2021).

(Tribunnewswiki/Tyo/Kompas/Tsarina Maharani/Fitria Chusna)

Baca berita lainnya tentang pinjaman online ilegal di sini.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved