Dipecat karena TWK, Mantan Pegawai KPK Jadi Kenek Bangunan

Salah satu mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini sibuk mengisi waktu menjadi kenek bangunan.


zoom-inlihat foto
Sejumlah-Pegawai-KPK-yang-tak-lulus-TWK-resmi-dipecat.jpg
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) usai berorasi di gedung ACLC KPK, Jakarta, Kamis (30/9/2021). Mulai Kamis (30/9/2021) sebanyak 57 pegawai KPK resmi berhenti usai dinyatakan gagal dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan mereka dinyatakan tak memenuhi syarat menjadi ASN bersama sekitar 1.200 pegawai KPK lainnya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


KONTEN PAGI

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Salah satu mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini sibuk mengisi waktu menjadi kenek bangunan.

Dia adalah Heryanto, seorang mantan pramusaji di KPK yang dinyatakan tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) dan dipecat KPK.

Heryanto mengaku bahwa saat ini dirinya sedang siobuk memabntu pembangunan rumah orang tuanya.

Heryanto melakukan hal tersebut lantaran dirinya dan keluarganya saat ini masih tinggal di sebuah rumah yang masih mengontrak.

Oleh karena itu, Heryanto membantu ayahnya untuk membangun rumah supaya tidak mengontrak lagi.

"Iya benar, tapi kenek bangunan untuk rumah sendiri, tepatnya punya orang tua untuk saya tinggali bersama orang tua dan keluarga saya," kata Heryanto, Selasa (12/9/2021), seperti dikutip dari Tribunnews.

Heryanto pun memiliki rencana untuk mencari pekerjaan lain apabila pembangunan rumahnya tersebut sudah selesai.

Akan tetapi, jika ada tawaran untuk menjadi kenek bangunan, tidak menutup kemungkinan Heryanto akan mengambilnya.

"Tapi kalau ada yang nawarin jadi kenek bangunan saya juga mau kok," katanya.

Sejak 2009, Heryanto sudah bekerja di lembaga antirasuah tersebut sebagai cleaning service.

Pada 2011, Heryanto kemudian diterima menjadi pramusaji/pramubhakti yang berstatus outsourcing.

Kemudian pada 2014 ia diangkat menjadi pramubhakti/pramusaji PTT (pegawai tidak tetap).

"Hingga akhirnya sekarang dibilang TMS (Tidak Memnuhi Syarat) setelah ikut TWK," kata Heryanto.

Baca: 56 Pegawai KPK Diberhentikan per 30 September, Giri Suprapdiono: Mengingatkan Gerakan yang Kejam

Baca: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Seperti diketahui, sebanyak 57 pegawai yang tidak lulus TWK dalam rangka alih status untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) telah resmi dipecat KPK per 30 September 2021.

Pascadipecat, beberapa eks pegawai KPK di antaranya memilih untuk berdagang.

Mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap menyebut bahwa setidaknya ada tujuh rekannya yang dipecat dari KPK dan kemudian memilih untuk berdagang.

Kebanyakan dari mereka memilih untuk berdagang makanan mulai dari jualan nasi goreng hingga makanan ringan.

"Sampai saat ini di catatan saya ada tujuh (yang berjualan)," kata Yudi Purnomo saat dikonfirmasi, Senin (11/10/2021), seperti dikutip dari Tribunnews.

Yudi Purnomo adalah satu dari 57 pegawai yang turut dipecat dari KPK.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved