IPW Soal Viral Tagar #PercumaLaporPolisi : Kapolri Listyo Harus Lakukan 'Bersih-bersih' Reserse

Indonesia Police Watch (IPW) mendorong Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan evaluasi terkait viralnya #PercumaLaporPolisi di Twitter


zoom-inlihat foto
kapolri-Jenderal-Polisi-Listyo-Sigit-Prabowo-2912021.jpg
Tribunnews/Jeprima
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menggelar konferensi pers seudai melakukan pertemuan di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2021). Dalam kunjungannya Kapolri kali ini merupakan bentuk silaturahmi antara Polri dengan ormas-ormas islam yang ada dan mampu bersinergi untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Indonesia Police Watch (IPW) mendorong Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan evaluasi terkait viralnya #PercumaLaporPolisi di Twitter.

Tagar tersebut dianggap telah mencoreng nama baik korps Bhayangkara.

Seperti diketahui, tagar tersebut merupakan bentuk protes terhadap penghentian kasus dugaan "Tiga Anak Saya Diperkosa' di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

"Hal ini menciptakan isu berskala nasional yang dapat mencoreng institusi Polri. Bahkan, mencuatnya tagar #PercumaLaporPolisi itu, secara umum dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap korps baju coklat.

Padahal, itu hanya terjadi dalam kasus di Polres Luwu, Polda Sulsel. Akibatnya, seperti kata peribahasa karena nila setitik, rusak susu sebelanga," kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam keterangannya, Senin (11/10/2021), dikutip dari Tribunnews.com.

IPW khawatir adanya kasus-kasus lain dalam penegakan hukum yang diduga tidak profesional dilakukan pihak kepolisian.

Sugeng mengatakan, sudah saatnya Kapolri Listyo Sigit melakukan bersih-bersih di satuan reserse.

Dirinya mencontohkan era kepimpinan eks Kapolri Bambang Hendarso Danuri, yang juga melakukan hal serupa.

"Kapolri Listyo Sigit harus melakukan jurus seperti yang pernah dilakukan oleh mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri (BHD) saat menghadapi kasus Gayus Tambunan. Saat itu beberapa anggota Polri terlibat. Karena itu, BHD mengeluarkan jurus dengan istilah Ayo Kita Keroyok Reserse," jelasnya.

Sugeng menyampaikan tagar #PercumaLaporPolisi adalah pembelajaran berharga bagi Polri untuk melakukan pembenahan dan perubahan ke depan.

Terutama di bidang reserse yang banyak dikeluhkan masyarakat. 

"Sebab, dengan kemunculan #PercumaLaporPolisi, curhatan dari masyarakat akan semakin banyak, baik soal tebang pilih, kriminalisasi atau rekayasa kasus. Beberapa laporan polisi yang bermasalah juga diadukan ke IPW," jelasnya.

Baca: Viral di Media Sosial, Kasus 3 Anak Saya Diperkosa di Luwu Timur Dibuka Lagi

Baca: Polda Sulsel Buka Suara Terkait Berita Viral 3 Anak Saya Diperkosa

Sugeng mengatakan, pihak kepolisian sudah menjelaskan bahwa kasus yang dihentikan itu tidak ada rekayasa.

Namun murni lantaran tidak cukup bukti sehingga harus dihentikan di tingkat penyelidikan oleh Polres Luwu Timur. 

Hanya saja, karena desakan publik yang menguat maka Kabareskrim mengirimkan tim asistensi ke Polres Luwu Timur untuk kembali menelaah kasusnya.

"Memang, Institusi Polri yang sangat sering menjadi sorotan adalah reserse. Sebab, kerja penegakan hukum melalui penyelidikan dan penyidikan tersebut adalah proses tertutup," ungkapnya.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menggelar konferensi pers seudai melakukan pertemuan di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2021). Dalam kunjungannya Kapolri kali ini merupakan bentuk silaturahmi antara Polri dengan ormas-ormas islam yang ada dan mampu bersinergi untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menggelar konferensi pers seudai melakukan pertemuan di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2021). Dalam kunjungannya Kapolri kali ini merupakan bentuk silaturahmi antara Polri dengan ormas-ormas islam yang ada dan mampu bersinergi untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Tribunnews/Jeprima)

Sugeng berharap adanya penerapan prinsip transparansi dan berkeadilan yang diusung Kapolri Listyo Sigit.

"Namun, apapun yang dilakukan oleh Polri menghadapi tagar #PercumaLaporPolisi, IPW berharap Polri yang telah mengusung Konsep Polri Presisi harus transparan. Apakah ada kesalahan atau tidak dalam menangani kasus perkosaan tiga anak yang dilakukan oleh ayahnya. Pasalnya, masyarakat menunggu hasilnya," tukasnya.

Seperti diberitakan, Polri angkat bicara soal viralnya tagar #PercumaLaporPolisi yang sempat viral di media sosial, seiring kasus 'tiga anak saya diperkosa'.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono membantah pihaknya mengabaikan pengusutan kasus yang berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved