"Jadi yang saya tahu dari polisi bahwa ada 35 kg bahan peledak yang ditemukan, tapi tidak dibawa semua. Ada sekitar 5 kg yang diledakkan, sisanya dibawa," ujar Parman seperti dikutip dari TribunJabar.id, Selasa (5/10/2021).
"Suaranya (ledakan) cukup kencang hingga menimbulkan kerusakan di titik ledakan," lanjut Parman.
Terbatasnya personel menjadi alasan kenapa bahan peledak tersebut akhirnya yang diledakkan.
"Di titik ledakan, sempat terjadi longsor karena saking dahsyatnya ledakan," lanjut Parman.
Kepala Dusun Malarhayu, Desa Bantaragung, Udi (45) menjelaskan, pihaknya menerima laporan bahwa ledakan yang ditimbulkan dari bahan peledak terdengar hingga Kecamatan Rajagaluh.
Diperkirakan jarak dari lokasi mencapai 10 kilometer.
"Katanya begitu (terdengar sampai Desa Payung, Rajagaluh). Banyak yang mengira itu guludug, petir mau hujan," ujar Udi, seperti dikutip dari TribunJabar.id, Selasa (5/10/2021).
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)