Amelia Achmad Yani

Amelia Achmad Yani merupakan putri ketiga dari Jenderal Achmad Yani, jenderal yang terbunuh dalam peristiwa G30S/PKI


zoom-inlihat foto
amelia-achmad-yani.jpg
KOMPAS.com/ATI KAMIL
Amelia Achmad Yani dalam kegiatannya pada 30 September 2017 di tempat tinggalnya, Wisma Indonesia di Sarajevo, sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina

Amelia Achmad Yani merupakan putri ketiga dari Jenderal Achmad Yani, jenderal yang terbunuh dalam peristiwa G30S/PKI




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Amelia Achmad Yani merupakan putri ketiga dari Jenderal Achmad Yani, jenderal yang terbunuh dalam peristiwa G30S/PKI.

Ia lahir pada 22 Desember 1949.

Putri yang lahir dari pasangan Jenderal Achmad Yani dan Yayu Rulia Sutowiryo itu sempat mengalami trauma pasca terjadinya Gerakan 30 September 1965 atau yang dikenal dengan G30S/PKI.

Hingga akhirnya ia memilih untuk pindah dari Jakarta dan tinggal di sebuah desa yang ada di Yogyakarta.

Untuk mengenang peristiwa kelam itu, setiap 30 September ia menggelar tahlilan dan doa bersama. (1)

Amelia Achmad Yani mengadakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2017 pagi di Wisma Indonesia Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina.
Amelia Achmad Yani mengadakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2017 pagi di Wisma Indonesia Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina. (KOMPAS.com/ATI KAMIL)

Baca: Ahmad Yani

  • Pendidikan #


Pendidikan tingkat SMA nya ia tempuh di SMA Santa Ursula Jakarta.

Setelah lulus SMA Amelia melanjutkan pendidikannya ke Universitas Indonesia dengan mengambil jurusan Antropologi.

Lulus dari UI ia melanjutkan belajarnya di University of Hull East Yorkshire dengan mengambil jurusan Sociology and South East Asian Studies .

Lulus dari sana, ia kembali belajar di Bussiness Administration Pitman College, London, Inggris. (2)

Amelia Achmad Yani dalam kegiatannya pada 30 September 2017 di tempat tinggalnya, Wisma Indonesia di Sarajevo, sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina.
Amelia Achmad Yani dalam kegiatannya pada 30 September 2017 di tempat tinggalnya, Wisma Indonesia di Sarajevo, sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina. (KOMPAS.com/ATI KAMIL)

Baca: Letjen S. Parman

  • Karier #


Amelia Achmad Yani pernah menjadi Direktur PT. Citra Yani Persada: Agen Aspal Pertamina.

Lalu ia pada 1994–1998 ia menjadi Direktur PT. Sarana Yogya Ventura.

Ia juga pernah menjadi Pegawai Negeri Sipil Departemen Luar Negeri, Ketua Koperasi Tirta Yani Utama dan menjadi Tim Ahli untuk Pendampingan dan Pelatihan dalam Pengembangan Kawasan Cepat Tumbuh (Kawasan Timur Indonesia) BAPPENAS pada 2003-2004.

Kemudian pada 2016 ia dilantik menjadi Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina. (3)

Amelia Achmad Yani dan ayahnya yang terbunuh di peristiwa G30SPKI Jenderal Achmad Yani
Amelia Achmad Yani dan ayahnya yang terbunuh di peristiwa G30SPKI Jenderal Achmad Yani (Kolase Foto/Warta Kota Tribunnews)

Baca: Jenderal Soedirman

  • Menepi dari Hiruk Pikuk Dunia #


Pasca meletusnya peristiwa Gerakan 30 September 1965, Amelia Achmad Yani memutuskan untuk pindah Yogyakarta.

Ia tinggal di Dusun Bawuk, Sleman Yogyakarta.

Butuh waktu yang lama bagi dirinya untuk menghilangkan trauma yang terjadi.

Selama 20 tahun di desa itu, Amelia melakukan aktivitas sebagai mana orang desa pada umumnya.

Aktivitas yang dilakukan olehnya seperti menggarap sawah, menjadi peternak dan pedagang telur.

Di desa tersebut ia terbiasa bangun pagi.

Kemudian pada pukul 06.00 WIB ia pergi ke sawah untuk menggarap lahannya.

Selain itu ia juga menjadi peternak ikan dan unggas.

Ikan yang ia pelihara ialah ikan gurame.

Untuk unggasnya sendiri ialah ayam.

Telur-telur yang dihasilkan itu kemudian dijual, namun sayangnya Amelia kerap mengalami kerugian dalam menjajajakan dagangannya.

Hingga akhirnya setelah trauma itu hilang, ia kembali lagi ke Jakarta. (4)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Amelia Achmad Yani
Lahir 22 Desember 1949
Karier Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina
   


Sumber :


1. wartakota.tribunnews.com
2. wow.tribunnews.com
3. id.wikipedia.org
4. nasional.kompas.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved