Hari Ini DPRD DKI Jakarta Gelar Rapat Paripurna, Tentukan Nasib Interpelasi Anies Baswedan

Prasetyo Edi mengatakan, paripurna terkait interpelasi dijadwalkan karena adanya usulan dari 33 anggota legislatif dari fraksi PDIP dan PSI.


zoom-inlihat foto
pebalap-nasional-sean-gelael-menyupiri-gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan-2.jpg
Kolase Twibunnewswiki.com/Tim Jagonya Ayam/twitter.com/FIAFormulaE
Pebalap nasional, Sean Gelael menyupiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konvoi kendaraan listrik jelang acara pengumuman resmi Jakarta sebagai tuan rumah Formula E, di Monas, Jumat (20/9/2019).(Kolase Twibunnewswiki.com/Tim Jagonya Ayam/twitter.com/FIAFormulaE)


TRIBUNNEWSWIKI.COM – DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat paripurna untuk menentukan kepastian interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan soal penyelenggaraan balap Formula E, Selasa (28/9/2021) pagi ini.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, rencananya rapat paripurna itu akan dimulai pukul 10.00 WIB.

"Setelah rencana kerja, usulan-usulan semua dibamuskan dan selesai, disetujui tanggal 28 September besok paripurna jam 10.00 WIB," ucapnya, Senin (27/9/2021).

Mengutip TribunJakarta, Prasetyo Edi mengatakan, paripurna terkait interpelasi dijadwalkan karena adanya usulan dari 33 anggota legislatif dari fraksi PDIP dan PSI.

Baca: Belum Terima Surat Pemecatan Resmi dari PSI, Viani Limardi Tetap Hadiri Rapat Paripurna DPRD DKI

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, saat ditemui di ruang kerjanya di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2019). Prastyo Edi Marsudi yang juga Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta ini, mengantongi suara sekitar 28 ribu lebih di dapil 1 Jakarta Pusat dalam pemilihan calon legislatif pada pileg 2019 lalu. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, saat ditemui di ruang kerjanya di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2019). Prastyo Edi Marsudi yang juga Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta ini, mengantongi suara sekitar 28 ribu lebih di dapil 1 Jakarta Pusat dalam pemilihan calon legislatif pada pileg 2019 lalu. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) (Wartakota/Angga Bhagya Nugraha)

"Sudah ada usulan dari dua fraksi dan karena di tata tertib mengatakan 15 orang sudah cukup, maka tadi jadwalkan dan disetujui," ujarnya di gedung DPRD DKI Jakarta.

Dalam rapat ini, seluruh anggota DPRD DKI Hakarta akan dimintai pendapatnya soal penggunaan hak bertanya ini.

Bila disetujui oleh 50 persen + 1 suara dari total 106 anggota DPRD DKI, barulah hak interpelasi bisa digulirkan.

Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan kehadiran pihaknya selaku eksekutif bersifat kondisional.

Bila diundang, maka pihaknya akan datang dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta itu.

Baca: Diperiksa KPK Selama 5 Jam, Anies Baswedan Dicerca 8 Pertanyaan

Wakil Gubernur DKI Jakatra Ahmad Riza Patria memberikan sambutan di ruangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). Riza pada Jumat, (5/2/2021), mengatakan lockdown akhir pekan di Jakarta tidak dapat diterapkan.
Wakil Gubernur DKI Jakatra Ahmad Riza Patria memberikan sambutan di ruangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). Riza pada Jumat, (5/2/2021), mengatakan lockdown akhir pekan di Jakarta tidak dapat diterapkan. (Kompas)

"Ya kita lihat besok. Kami eksekutif ya diundang kami datang," kata politikus Gerindra ini di Balai Kota, Senin (27/9/2021).

Meski demkian, ia berharap semua pihak yang terlibat dapat mengambil sikap bijaksana.

Selain itu ia juga meminta agar semua orang menghormati semua proses di DPRD.

"Nanti bagaimana pelaksanaannya, besok seperti apa siapa yang hadir siapa yang datang, nanti pendapatnya apa, tentunya kita akan menghormati semua proses legislasi proses di DPRD kami hormati," jelasnya.

"Tentu kami berharap ya semua teman-teman mari kita sikapi berbagai masalah di Jakarta ini termasuk Formula E secara bijak ya," tandasnya.

Baca: Kisruh Formula E: Bungkamnya Anies dan Istana Negara Terancam Banjir Jika Monas Diaspal

Konferensi pers tujuh fraksi yang melakukan penolakan hasil rapat Badan Musyawarah penetapan agenda pembahasan hak interpelasi terkait Formula E di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021).
Konferensi pers tujuh fraksi yang melakukan penolakan hasil rapat Badan Musyawarah penetapan agenda pembahasan hak interpelasi terkait Formula E di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021). (KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)

Lain halnya dengan PDIP dan PSI, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik bersama tujuh fraksi lain menolak hak interpelasi tersebut.

Mereka menyebut agenda paripurna pembahasan hak interpelasi terkait Formula E adalah agenda colongan.

"Kami Wakil Ketua DPRD kemudian tujuh fraksi ingin menyampaikan (perihal) agenda colongan yang dilakukan oleh saudara ketua (DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi) dalam rapat Bamus tadi," ujar Taufik dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021).

Dikutip dari Kompas.com, Taufik berujar jika agenda Badan Musyawarah yang digelar hari Senin itu membahas agenda yang tidak bersentuhan dengan paripurna interpelasi.

Baca: Bawa Bukti Foto CCTV Ditendang Dhena Devanka, Jonathan Firzzy Mengaku Alami KDRT

Pebalap nasional, Sean Gelael menyupiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konvoi kendaraan listrik jelang acara pengumuman resmi Jakarta sebagai tuan rumah Formula E, di Monas, Jumat (20/9/2019).(Tim Jagonya Ayam)
Pebalap nasional, Sean Gelael menyupiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konvoi kendaraan listrik jelang acara pengumuman resmi Jakarta sebagai tuan rumah Formula E, di Monas, Jumat (20/9/2019).(Tim Jagonya Ayam) (Tim Jagonya Ayam)

Namun, kata Taufik, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi sengaja menyusupkan agenda paripurna interpelasi dan dinilai melanggar tata tertib DPRD DKI Jakarta Pasal 80 ayat 3.

"Maka, kami menyampaikan rapat tadi yang menetapkan rapat paripurna interpelasi itu ilegal," ujar dia.

Taufik juga menyebut hasil rapat Bamus yang menetapkan agenda rapat paripurna interpelasi tidak sah.

"Karena hasil ilegal maka kita menyarankan eksekutif tidak hadir rapat tersebut," ujar dia.

(Tribunnewswiki.com/Saradita)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Kecelakaan di Tol Cipularang, Truk

    Insiden kecelakaan terjadi di KM 91 Tol Cipularang,
  • Update Kasus Rachel Vennya, Polda

    Kodam Jaya selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad)
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved